
Skuad Persija Jakarta saat menjamu PSBS Biak di Stadion Candrabhaga, Bekasi, Minggu (2/2) malam. (Media Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta sempat mengalami rekor positif empat kemenangan beruntun sebelum merasakan dua kegagalan menyesakkan tertahan imbang di markas Persis Solo dengan skor 3-3 pada (26/1) dan kembali berbagi poin ketika menjamu PSBS Biak pada Minggu (2/2) dengan hasil akhir 2-2.
Dua kegagalan tersebut membuat Persija gagal memangkas ketertinggalan poin dengan pemuncak klasemen saat ini Persib Bandung yang saat ini berjarak tujuh poin. Dua rival ini sedang mengalami fase kebalikan.
Macan Kemayoran tertahan di dua pertandingan, sementara Maung Bandung berhasil sapu bersih dua laga terakhir sehingga semakin nyaman di puncak klasemen.
Usaha Persija asuhan Carlos Pena harus diuji kembali di dua pertandingan mendatang. Mereka dijadwalkan menghadapi dua pesaing papan atas di bulan Februari ini.
Macan kemayoran akan menghadapi ujian melawan Dewa United yang kini berada di peringkat keempat sementara dan melaksanakan duel klasik El Classico versi Indonesia menjamu rival abadi mereka Persib Bandung.
Pekan ke-22: Persija Jakarta vs Dewa United, Sabtu (8/2)
Ujian pertama persija harus bertandang ke markas Dewa United di Stadion Pakansari, Bogor. Meski belum melaksanakan pertandingan pekan ke-21 calon lawan Macan Kemayoran ini sudah menduduki peringkat keempat dengan koleksi 34 poin.
Dewa United asuhan Jan Ode Riekerink saat ini sedang dalam tren positif dengan tiga kemenangan berturut-turut. Saat ini Egy Maulana dkk. ingin memperpanjang rekornya ketika menghadapi PSIS Semarang pada Senin (3/2) sebelum menjamu Persija.
Klub berjuluk Tangsel Warrior ini akan menjadi ancaman dan batu sandungan bagi Macan Kemayoran pada pekan ke-22 dalam usaha Carlos Pena membawa anak asuhannya mengejar Persib Bandung di puncak klasemen.
Laga ini akan menjadi duel sengit dua ujung tombak tajam dari kedua tim Gustavo Almeida yang sudah menyumbang 13 gol untuk Persija, sedangkan Dewa United mengandalkan Alex Martins Ferreira dengan catatan 12 golnya.
Pekan ke-23: Persija Jakarta vs Persib Bandung, Minggu (16/2)
Laga berat kedua Persija harus berhadapan dengan pesaing terdekatnya saat ini dalam perebutan gelar juara Liga 1 musim ini sekaligus rival abadinya Persib Bandung. Perseteruan ikonik Macan Kemayoran dengan Maung Bandung selalu meramaikan liga Indonesia setiap tahunnya.
Pada pertemuan pertama musim ini, Persija Jakarta harus bertekuk lutut di Stadion Si Jalak Harupat dengan skor 2-0 lewat gol Dimas Drajat dan Ryan Kurnia. Pada pertandingan tersebut diwarnai dua kartu merah, Firza Andika dan Marc Klok harus diusir dari lapangan.
Kemungkinan besar pada pertemuan kedua yang akan dilaksanakan di Stadion Jakarta Internasional (JIS) juga akan berjalanan ketat. Apalagi Persib Bandung saat ini memiliki rekor lebih baik dari Persija Jakarta, besar kemungkinan Maung Bandung akan menjadi penghalang Macan Kemayoran untuk mengejar poin.
Duel ketajaman penyerang di laga ini juga akan menjadi pertunjukkan menarik. Gustavo Almeida akan disaingi Tyronne del Pinno yang menjadi tumpuan Persib Bandung dengan catatan 11 gol didukung dengan Ciro Alves yang menjadi pengumpan terbanyak liga dengan delapan assist. (*)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
