Bonek mulai menyuarakan tagar Paul Munster Out (doc. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah menghadapi masa-masa sulit di Liga 1 musim ini. Kekalahan beruntun dalam empat pertandingan terakhir membuat posisi pelatih Paul Munster dalam tekanan besar.
Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, bahkan secara terbuka mengungkapkan kemarahannya atas performa tim yang terus menurun. Kekecewaan juga datang dari para Bonek dan Bonita yang mulai mempertanyakan kepemimpinan Munster.
Sejak kekalahan dari Bali United pada pekan ke-17, Persebaya Surabaya kehilangan posisi puncak klasemen yang kini diduduki oleh Persib Bandung. Saat ini, Green Force berada di peringkat ketiga, tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen.
Situasi ini memicu spekulasi manajemen mungkin mempertimbangkan pergantian pelatih. Tujuan utama adalah mengembalikan Persebaya Surabaya ke jalur persaingan gelar juara.
Jika keputusan memecat Munster benar-benar diambil, ada tiga pelatih yang bisa menjadi kandidat pengganti.
Thomas Doll adalah salah satu nama yang patut dipertimbangkan oleh Persebaya Surabaya. Pelatih asal Jerman ini memiliki rekam jejak yang cukup mengesankan dalam dunia kepelatihan. Ia pernah menangani klub-klub besar Eropa seperti Borussia Dortmund, Hamburger SV, dan Hannover 96.
Sebelum melatih Persija Jakarta dari April 2022 hingga Juni 2025, Doll juga pernah menangani Apoel Nicosia, Ferencvaros, Genclerbirligi, dan Al-Hilal. Meskipun tidak berhasil membawa Persija meraih gelar juara, pengalaman dan reputasinya di kancah sepak bola internasional menjadikannya kandidat kuat bagi Persebaya Surabaya.
Doll dikenal sebagai pelatih yang mampu menerapkan filosofi sepak bola menyerang. Ia juga memiliki disiplin tinggi dalam membangun tim. Dengan materi pemain yang dimiliki Persebaya Surabaya saat ini, gaya permainan Doll bisa cocok untuk mengembalikan dominasi tim di papan atas.
Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan jika Persebaya Surabaya ingin merekrut Doll. Salah satunya adalah besarnya gaji yang mungkin diminta oleh sang pelatih. Selain itu, adaptasi Doll terhadap atmosfer sepak bola Surabaya juga bisa menjadi tantangan tersendiri.
Nama berikutnya adalah Rahmad Darmawan atau yang akrab disapa RD. Ia adalah salah satu pelatih lokal terbaik yang bisa menjadi opsi bagi Persebaya Surabaya. Pelatih berpengalaman ini baru saja menganggur setelah berpisah dengan Barito Putera sebelum pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-20.
RD memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di Liga 1. Ia pernah membawa Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura meraih gelar juara di kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia. Selain itu, RD juga pernah menjabat sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Sebagai pelatih lokal, RD tentu sudah sangat paham dengan atmosfer Liga 1. Ia juga memiliki kedekatan dengan banyak pemain lokal yang bisa menjadi keuntungan jika ia direkrut oleh Persebaya Surabaya.
Gaya kepelatihannya yang disiplin dan taktis juga sesuai dengan kebutuhan tim saat ini. Namun, Persebaya Surabaya juga harus mempertimbangkan apakah RD adalah pilihan yang tepat untuk jangka panjang.
Meskipun ia memiliki banyak pengalaman, RD belum menunjukkan hasil yang konsisten dalam beberapa musim terakhir. Jika Persebaya Surabaya ingin mencari solusi jangka panjang, opsi lain mungkin lebih menarik.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
