Pelatih Persebaya Paul Munster (tengah). (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Kondisi Persebaya Surabaya sedang dalam sorotan tajam setelah mengalami empat kekalahan beruntun di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kekalahan dari Bali United, PSS Sleman, Malut United, dan Barito Putera memunculkan tanda tanya besar terkait performa Green Force.
Gate Jhoner 21, salah satu tribun Bonek yang aktif di media sosial, menyuarakan kritik keras terhadap pelatih kepala Paul Munster. Dalam unggahan di Instagram mereka, Gate Jhoner 21 menyebut permainan Persebaya Surabaya di awal musim sudah menunjukkan kelemahan dengan gaya pragmatis tanpa pola yang jelas.
Meski sempat menikmati hasil positif hingga memuncaki klasemen sementara di putaran pertama, performa Persebaya Surabaya kini menurun drastis. Kekalahan beruntun ini memperlihatkan adanya masalah mendasar yang belum terselesaikan oleh pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Gate Jhoner 21 juga menyoroti langkah manajemen yang sudah mendatangkan beberapa pemain baru pada bursa transfer paruh musim. Namun, transfer tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan untuk memperbaiki performa tim.
"Ketika awal musim Persebaya menampilkan gaya permainan pragmatis tanpa pola yg jelas sesungguhnya sudah memunculkan beragam pertanyaan dan keraguan atas kapabilitas PM sebagai nakhoda tim sebesar bajol ijo" tulis Gate Jhoner 21 di unggahan mereka. Mereka menegaskan tanggung jawab utama atas buruknya performa tim ada di tangan Paul Munster.
Gate Jhoner 21 juga mengkritik bagaimana Persebaya Surabaya tim besar era perserikatan harus terseok-seok dengan 4 kekalahan beruntun dengan hanya mampu mencetak 1 gol saja melalui titik penalti.
"Tapi di ujung paruh musim hingga awal putaran kedua liga sekarang ketika Persebaya kalah 4x beruntun maka pertanyaan besar pun muncul.. ADA APA DENGAN PERSEBAYA," tulis seorang Bonek di kolom komentar.
Banyak Bonek lainnya juga mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap strategi Paul Munster yang dianggap sudah buntu. Beberapa komentar menyebut Munster kehabisan ide dan gagal mengangkat mental para pemain Persebaya Surabaya di tengah tekanan kompetisi.
"Pelatih harus bertanggung jawab atas mental dan performa pemain Persebaya. Bahkan pemain sekelas Bruno Moreira pun mengalami penurunan performa di tangan Munster," tulis salah satu komentar pedas dari Bonek.
Gate Jhoner 21 menyerukan agar Munster sadar diri dan legowo menerima kritik dari suporter. Mereka menilai Persebaya Surabaya terlalu besar untuk hanya berjuang di papan tengah setiap musimnya, sehingga target juara harus menjadi prioritas utama.
"Ini Persebaya, bukan Bhayangkara FC. Pelatih harus tahu bahwa tugasnya di sini jauh lebih berat. Jangan main-main dengan tugas ini," tulis seorang Bonek di media sosial.
Desakan agar Paul Munster bertanggung jawab juga mencuat di stadion selama pertandingan terakhir Persebaya Surabaya. Suara-suara kekecewaan dari tribun semakin keras terdengar, menandakan krisis kepercayaan Bonek terhadap pelatih berusia 41 tahun tersebut.
Sejauh ini, Paul Munster belum memberikan respons resmi atas kritik yang disampaikan oleh Gate Jhoner 21 dan para suporter lainnya. Namun, tekanan ini tentu tidak bisa diabaikan mengingat ekspektasi besar yang selalu melekat pada klub sebesar Persebaya Surabaya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
