Francisco Rivera masih belum bisa diturunkan saat Persebaya Surabaya hadapi Barito Putera. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Cedera yang dialami Francisco Rivera menjadi teka-teki besar bagi para pendukung Persebaya Surabaya. Maestro lini tengah asal Meksiko ini belum bisa diturunkan saat Green Force menghadapi Barito Putera.
Absennya Rivera telah memberikan dampak besar pada performa Persebaya Surabaya. Dalam tiga laga terakhir Liga 1, tim asuhan Paul Munster harus menelan tiga kekalahan beruntun.
Kehadiran Rivera di lapangan sangat dirindukan oleh para Bonek dan Bonita. Tanpa kreativitasnya, lini tengah Persebaya Surabaya terlihat kehilangan sentuhan magis.
Bruno Moreira dan kawan-kawan hanya mampu mencetak satu gol dalam tiga pertandingan terakhir. Ironisnya, gol tersebut berasal dari tendangan penalti, bukan dari permainan terbuka.
Rivera sempat terlihat mengikuti latihan bersama skuad Green Force pekan lalu. Namun, pelatih Paul Munster memilih untuk tidak mengambil risiko dengan menurunkannya lebih cepat dari jadwal pemulihan.
Tim medis Persebaya Surabaya terus memantau kondisi Rivera dengan seksama. Klub berharap pemain berusia 30 tahun itu bisa kembali merumput pada akhir Januari.
"Rivera sedang menjalani proses pemulihan, kondisinya terus dipantau oleh tim medis. Mohon doa agar Rivera bisa kembali bermain di Januari ini," tulis akun media sosial resmi Persebaya Surabaya.
Dalam waktu dekat, Persebaya Surabaya menghadapi dua pertandingan penting di bulan Januari. Green Force dijadwalkan bertandang ke markas Barito Putera pada 25 Januari dan menjamu Persita Tangerang pada 31 Januari.
Kemenangan di kedua laga tersebut menjadi sangat penting untuk menjaga posisi Persebaya Surabaya di klasemen. Kekalahan beruntun membuat Green Force kini mulai tertekan oleh para pesaingnya.
Persija Jakarta yang berada di peringkat ketiga kini hanya terpaut satu poin dari Persebaya Surabaya. Selain itu, Bali United, Dewa United, Persik Kediri, dan PSM Makassar hanya berjarak enam poin.
Dengan jarak tiga poin dari pemuncak klasemen sementara, Persebaya Surabaya harus segera kembali ke jalur kemenangan. Kehadiran Rivera di lini tengah jelas menjadi kunci utama untuk bangkit.
Statistik Rivera musim ini membuktikan pentingnya peran pemain berjuluk El Magico tersebut. Dalam 16 pertandingan Liga 1 musim ini, Rivera mencatatkan 1392 menit bermain.
Pemain asal Meksiko ini telah mencetak tiga gol dan memberikan dua assist untuk Green Force. Ia juga mencatatkan 30 umpan kunci yang menjadi bukti kreativitasnya.
Tingkat akurasi passing Rivera mencapai 68 persen sepanjang musim ini. Statistik ini menunjukkan perannya sebagai pengatur ritme permainan Persebaya Surabaya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
