Kondisi Stadion Brawijaya Kediri dalam lanjutan pertandingan Liga 1 antara Persik Kediri vs PSS Sleman, Pelatih kedua ti mengeluhkan kondisi stadion saat terkena hujan deras (Antara)
JawaPos.com- Persik Kediri baru saja melakoni laga lanjutan Liga 1 putaran kedua melawan PSS Sleman, di Stadion Brawijaya Kediri, Minggu (20/1).
Pertandingan yang berlangsung dalam suasana hujan deras tersebut, Persik Kediri mampu menahan imbang sang tamu PSS Sleman dengan skor 0-0.
Melansir dari Antara, tuan rumah memiliki kesempatan emas untuk membuka keunggulan di menit akhir lewat aksi Ramiro Forgensi yang lepas dari kawalan. Namun tembakannya masih jauh dari sasaran, sehingga gagal menjebol gawang lawan.
Pada babak kedua hujan berlangsung sangat deras sehingga drainase dari Stadion Brawijaya Kediri tidak bisa menampung derasnya air hujan. Hal ini juga berpengaruh pada kualitas pertandingan yang menyebabkan para pemain jadi kesulitan untuk mengontrol bola.
Persik Kediri sempat bermain dengan sepuluh orang lantaran Yusuf Meilana mendapatkan kartu merah karena menyikut pemain PSS Sleman. Namun sayang tim tamu tidak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain hingga peluit panjang dibunyikan skor masih sama 0-0.
Dalam jumpa pers, Pelatih PSS Sleman mengkritik keras kondisi stadion Brawijaya Kediri lantaran lapangan yang tergenang air. Menurutnya, tidak layak menjadikan stadion ini sebagai lokasi pertandingan Liga 1.
Namun, Mazola memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang sudah sekuat tenaga mengikuti instruksinya.
"Selamat buat pemain saya, sangat susah main di lapangan seperti ini. Tapi, pemain saya berani dengan apa yang saya minta, melawan tim Persik Kediri," kata dia.
Pelatih Persik Kediri pun juga menyayangkan hal yang sama, mengenai kondisi lapangan stadion Brawijaya tersebut.
Menurutnya pertandingan tidak bisa berjalan maksimal karena akan menylitkan pemain mengembangkan taktik, sehingga harus bermain dengan bola-bola panjang.
Melihat kritikan tersebut, sebenarnya Pemerintah Kabupaten Kediri sudah menyiapkan stadion baru bertaraf Internasional yang bisa digunakan Persik Kediri sebagai home base mereka di Liga 1.
Nama stadion tersebut adalah Stadion Gelora Daha Jayati, yang telah dibangun sejak 31 Mei 2023 silam, atas arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Melansir dari Radar Kediri, Proyek senilai Rp 149,79 miliar tersebut akan menjadi pusat ekonomi baru di barat sungai Brantas. Apalagi, di sekeliling stadion nanti juga akan dibangun showroom untuk UMKM. Lengkap dengan sarana pendukung lainnya.
Di sisi lain, petinggi sekaligus mantan pemain Persik Kediri Arthur Irawan juga pernah mengunjungi Stadion Daha Jayati sekaligus bertemu dengan Bupati Kediri.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
