Daftar tim yang lolos ke babak 8 besar Liga 2 Indonesia 2024/2025 (Dok. Liga 2)
Jawapos.com - Liga 2 Indonesia 2024/2025 sudah memasuki babak Championship Play-off. Tersisa delapan tim yang sedang memperebutkan tiket untuk promosi ke Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Data Transfermarkt menunjukkan delapan tim yang ada memiliki nilai pasar yang fantastis, hingga menembus angka miliaran rupiah. Hal tersebut tidak lain adalah modal yang harus dikeluarkan setiap tim untuk mengejar asa naik kasta.
Ditambah sejak musim lalu, PT LIB memperbolehkan tim Liga 2 untuk mendatangkan tiga pemain asing, membuat nilai pasar klub Liga 2 kian meroket.
Total nilai pasar dari delapan tim yang lolos ke fase Championship adalah sebesar Rp235,35 miliar. Bhayangkara FC adalah klub dengan skuad termahal yaitu Rp43,7 miliar, sedangkan Deltras FC ada di posisi terbuncit dengan nilai skuad sebesar Rp19,21 miliar.
Nilai pasar skuad Bhayangkara FC bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan salah satu tim Liga 1, Semen Padang yang memiliki nilai pasar sebesar Rp43,45 miliar.
Adapun pemain termahal yang akan berlaga di babak 8 besar Liga 2 adalah Joao Rodriguez, sayap PSKC Cimahi senilai Rp4,35 miliar. Sementara pemain lokal yang memegang status tersebut adalah sayap PSPS Pekanbaru, Asir senilai Rp3,04 miliar.
Bhayangkara FC sendiri wajar menjadi klub dengan skuad termahal sebab nama-nama yang pernah mengisi Timnas seperti Putu Gede, Andy Setyo, dan Awan Setho masih menjadi pilar utama tim besutan Hanim Sugiarto ini. Bhayangkara FC yang baru semusim turun ke Liga 2 bertekad untuk langsung kembali ke kasta tertinggi liga musim depan.
Status pemain termahal di skuad ini adalah Fareed Sadat yang baru didatangkan dari Persikabo 1973 senilai Rp2,61 miliar. Menyusul di bawahnya mantan bek andalan Timnas Putu Gede dengan nilai yang sama.
Berikut daftar harga nilai pasar 8 besar tim Liga 2 2024/2025 serta pemain termahalnya:
1. Bhayangkara FC (Rp43,71 miliar): Fareed Sadat (Rp2,61 miliar)
2. PSIM Yogyakarta (Rp38,85 miliar): Omid Popalzay (Rp3,91 miliar)
3. Persela Lamongan (Rp32,94 miliar): Fabien Garcia (Rp3,91 miliar)
4. PSPS Pekanbaru (Rp26,68 miliar): Asir (Rp3,04 miliar)
5. PSKC Cimahi (Rp26,59 miliar): Joao Rodriguez (Rp4,35 miliar)
6. Persiraja Banda Aceh (Rp25,72 miliar): Alef (Rp2,61 miliar)
7. Persijap Jepara (Rp21,81 miliar): Leo Lelis (Rp3,04 miliar)
8. Deltras Sidoarjo (Rp19,21 miliar): Artur Vieira (Rp1,74 miliar)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
