Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Januari 2025, 05.06 WIB

PSIM Jogjakarta Fokus Benahi Lini Belakang di Babak 8 Besar Liga 2, Mengaku Kesulitan Datangkan Pemain Baru

Para pemain PSIM Jogja merayakan gol Omid Popalzay ke gawang Persiku Kudus di Stadion Mandala Krida. - Image

Para pemain PSIM Jogja merayakan gol Omid Popalzay ke gawang Persiku Kudus di Stadion Mandala Krida.

JawaPos.com - PSIM Jogjakarta menjadi salah satu tim yang lolos ke babak 8 besar Liga 2 Indonesia 2024/2025. Perbaikan tim menjadi fokus utama mereka sebelum menghadapi klub-klub lain yang punya tekad lolos ke Liga 1.

Pelatih karteker PSIM Jogjakarta, Erwan Hendarwanto tidak ingin membuat pemainnya bingung jika harus menebak apa kekuatan lawan mereka. "Saya pikir, kita akan fokus dulu ke tim kita sendiri, siapapun lawannya. Kita nanti menerka-nerka ini dan itu, akan membuat pemain bingung. Kita perbaiki saja apa yang menjadi kekurangan kita," ucapnya di laman resmi klub, Rabu (15/1).

Walaupun menang 2-0 melawan Persiku Kudus, lini pertahanan tetap menjadi perhatian utama PSIM Jogjakarta. "Ini tadi kan kita perbaiki bagaimana defend kita. Kemarin lawan Kudus, banyak sekali momen yang membahayakan. Kita perbaiki. Sekarang kita perbaiki defending, besok kita perbaiki attacking juga sebagai evaluasi dari match sebelumnya," lanjut Erwan.

Persaingan ketat di babak 8 besar juga akan siap dihadapi oleh Erwan dan ia optimis akan meloloskan Laskar Mataram ke semifinal "Peluang di delapan besar masih sama. Kita yakin saja. Yang lain yakin, kita juga harus yakin," ujarnya.

Beberapa tim yang berada di babak 8 besar juga mendatangkan pemain baru untuk menguatkan timnya. Berbeda dengan PSIM yang tampaknya tidak akan merubah komposisi skuadnya.

Mengutip akun Instagram @transferliga2, manajemen PSIM dan pelatih Erwan sudah mencoba untuk menghubungi tim-tim Liga 1. Namun, mereka cukup sulit untuk melepas pemain karena sedang mengarungi ketatnya kompetisi.

Tim yang bermarkas di Stadion Mandala Krida ini lolos ke babak 8 besar dengan raihan 29 poin. PSIM hanya terpaut empat poin dari Bhayangkara FC di puncak klasemen.

Dalam sejarahnya, PSIM Jogjakarta pernah menjadi juara di era perserikatan pada tahun 1932. Saat itu mereka mengalahkan VIJ Jakarta di partai final.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore