Mitchel Bakker bersama Trofi UEFA Europa League (Instagram @mittchelb)
JawaPos.com - Nama Mitchel Bakker kembali mencuat ke permukaan setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Dito Ariotedjo menyebut bahwa pemain berusia 24 tahun dari Tim Ligue 1 Prancis, LOSC Lille sedang melakukan proses naturalisasi.
Bakker adalah seorang bek tengah yang sering beroperasi di sebelah kiri pertahanan tim LOSC Lille. Jika benar, kedatangan Bakker ke Timnas Indonesia akan menjadi tambahan bagi lini belakang Timnas Indonesia, yang sudah diisi oleh banyak nama seperti Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, Jordi Amat, Kevin Diks, Muhammad Ferrari, dan Mees Hilgers.
Pos lini belakang bagian kiri yang biasa diisi oleh Justin Hubner, sepertinya akan menjadi milik Mitchel Bakker, karena pengalaman dan jam terbang tinggi yang sudah dimiliki di Liga Eropa cukup mentereng. Pengalamannya di Benua Eropa tidak main-main, tercatat dia pernah memperkuat beberapa tim elit di Liga Prancis dan Jerman.
Jika meneliti lebih dalam karir Mitchel Bakker di Benua Eropa, kita dapat melihat berdasarkan statistik, bahwa dirinya pernah memperkuat Ajax U-21, kemudian skuad senior, Paris Saint-Germain, kemudian ke Bundesliga bersama Bayer Leverkusen, terakhir ke Serie A Italia bersama Atalanta dan menuju Ligue 1 Perancis, LOSC Lille.
Musim terbaik Mitchel Bakker adalah ketika dirinya mampu membawa Atalanta, klub Serie A Italia menjadi raja di kasta kedua kompetisi tim elit Benua Eropa, UEFA Europa League, pada musim 2023/2024 lalu. Di musim tersebut, Bakker juga mampu mengoleksi 20 penampilan bersama Atalanta, termasuk 5 laga di Europa League.
Kiprah Mitchel Bakker di Ligue 1 Perancis bersama Paris Saint-Germain (PSG) juga cukup cemerlang. Dalam dua musim, yaitu musim 2019/2020 dan musim 2020/2021, Bakker mampu mengoleksi beberapa gelar. Diantaranya adalah 2 Piala Super Perancis, 2 French Cup, 1 French League Cup, dan 1 Piala Liga Perancis.
Bersama Paris Saint-Germain, Mitchel Bakker mengoleksi 45 penampilan. Dalam 45 penampilannya bersama PSG, Bakker tampil memukau di musim terakhirnya di musim 2020/2021. Penampilan ciamiknya di musim kedua, membuat dirinya dilirik klub Bundesliga Jerman, Bayer Leverkusen.
Bersama Bayer Leverkusen, Mitchel Bakker mampu menambah jam terbangnya menjadi semakin tinggi. 70 pertandingan telah ia catatkan bersama tim Bundesliga Jerman tersebut. Meskipun Mitchel Bakker sudah tidak lagi menjadi bagian dari skuad juara Bayer Leverkusen, dia sempat merasakan atmosfer UEFA Champions League.
Atmosfer UEFA Champions League inilah yang mampu mengantar dirinya sampai tanah Italia, menuju Bergamo, untuk bergabung bersama Atalanta. Dengan pengalamannya yang pernah menjuarai UEFA Europa League, diharapkan menjadi kekuatan baru bagi lini pertahanan Timnas Indonesia yang masih menyimpan 4 laga kualifikasi Piala Dunia.
Sebenarnya, kepindahannya ke LOSC Lille musim 2024/2025 ini masih merupakan masa peminjamannya dari Atalanta. Namun, dalam masa peminjaman ini, Mitchel Bakker sudah mengoleksi 10 penampilan di Ligue 1 Perancis dan sudah kembali merumput di kompetisi elit tertinggi Benua Eropa, UEFA Champions League.
Jika ditotal, Mitchel Bakker sudah mengoleksi 20 penampilan di UEFA Champions League bersama Paris Saint-Germain, Bayer Leverkusen, dan juga LOSC Lille. Profilnya sebagai bek berpostur 189 cm akan sangat membantu Timnas Indonesia. Pasalnya, jika ingin menuju Piala Dunia 2026, maka Timnas Indonesia perlu skuad dengan postur tinggi.
Darah Maluku yang turun dari sang kakek membuat dirinya dilirik PSSI untuk kembali ke Tanah Air dan membela Timnas Indonesia. Pesona Justin Kluivert yang juga ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, usai menjadi pengganti Shin Tae-yong juga memberi pengaruh tersendiri bagi para diaspora untuk kembali bergabung ke Indonesia.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
