
Shin Tae-yong mendapat ucapan perpisahan dari AFC. (X/afcasiancup)
JawaPos.com - Sudah sepekan lebih semenjak konferensi pers PSSI yang digelar pada Senin 6/1 lalu yang mengumumkan pemberhentian pelatih timnas Indonesia, Shin Tae Yong. Pemberitaan secara masif mengumumkan kabar mengejutkan tersebut yang mengundang jutaan reaksi dari netizen. Tidak hanya ungkapan kesedihan fans timnas, tetapi beberapa komentar pro dan kontra seputar pemecatan STY menjadi topik yang terus menggema selama sepekan terakhir.
PSSI sudah mengumumkan penggantinya dengan menunjuk pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert. Patrick pun sudah hadir ke Indonesia dan diumumkan secara resmi oleh ketua umum PSSI, Erick Thohir. Beliau hadir bersama asisten pelatih, Danny Landzaat. Walaupun demikian, semua kalangan di skena sepak bola Asia masih membicarakan sosok STY yang sudah 5 tahun menangani timnas Indonesia di ajang internasional. Termasuk federasi sepak bola kontinen Asia atau AFC.
Dikutip dari media sosial AFC, postingan perpisahan dengan latar belakang infografis pencapaian STY selama melatih skuad Garuda. Disebutkan bahwa STY sudah memimpin laga timnas Indonesia sebanyak 110 pertandingan. Pelatih asal Korea Selatan itu masing-masing sudah mengoleksi 49 kemenangan, 21 kali hasil imbang, dan 30 kali kekalahan. Kemenangan terakhirnya bersama timnas Indonesia tercatat ketika berhasil menang tipis atas Myanmar 1-0 di ajang AFF Mitsubishi Electric Cup 2024.
Infografis itu juga memuat bagaimana pencapaian gemilang yang sudah dicapai sejak 5 tahun lalu berhasil mengangkat posisi timnas Indonesia di ranking FIFA. Mengawali perjalanan dari peringkat 175 dunia, STY menutup kisah manis itu dengan membawanya melesat ke posisi 127 dunia. Sebuah pencapaian yang rasanya sulit untuk diraih di masa-masa mendatang.
Catatan lainnya yang jadi perhatian AFC adalah sejumlah prestasi gemilang yang berhasil dicapai mantan pelatih timnas Korea Selatan itu. Shin Tae Yong berhasil mengantarkan timnas Indonesia menuju babak 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Capaian itu melampaui catatan yang berhasil diraih pelatih-pelatih pendahulunya.
Kemudian Shin Tae Yong turut membawa timnas Indonesia U-23 ke babak semifinal Piala Asia U-23. Capaian yang semakin terasa istimewa kala berhasil mengalahkan unggulan turnamen tersebut, Korea Selatan, yang juga negara kelahiran sang pelatih. Korea Selatan juga gagal untuk pertama kalinya menembus babak semifinal usai takluk lewat adu penalti kontra Ernando Ari dan kawan kawan.
"110 pertandingan yang merestorasi wajah sepak bola Indonesia. Terima kasih atas peninggalan yang berharga" bunyi pesan perpisahan AFC untuk Shin Tae Yong di media sosial.
AFC memberikan pesan yang mendalam untuk sosok pembaharu timnas Indonesia tersebut. Pesan yang juga bisa dirasakan bagi penggemar timnas yang merasa kehilangan sosok pelatih yang sudah membawa sederetan prestasi untuk negeri ini. Mengawali pekerjaan dari kondisi serba kekurangan, lalu meninggalkan pekerjaan dengan status pahlawan perubahan. Terima kasih, Shin Tae Yong!

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
