Bonek geram dengan aksi oknum polisi di laga PSS Sleman vs Persebaya Surabaya. (Instagram @kitabonek)
JawaPos.com — Suasana pertandingan Liga 1 Indonesia 2024/2025 antara PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan Solo, Sabtu (11/1) berjalan sengit. Hasil pertandingan mencatat PSS Sleman keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1 atas Persebaya Surabaya.
Namun, alih-alih hasil akhir, sorotan utama justru tertuju pada pemulangan ratusan Bonek yang dilakukan oleh Polresta Surakarta.
Kapolresta Surakarta Kombes. Pol. Iwan Saktiadi memberikan klarifikasi terkait langkah pemulangan ratusan Bonek tersebut. "Keputusan ini diambil demi menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah potensi gesekan antar kelompok suporter," katanya.
Menurut Iwan, keputusan ini juga diambil berdasarkan analisis situasi keamanan yang dilakukan sebelum pertandingan. "Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan laga berjalan aman," tambahnya.
Pihaknya juga memastikan pemulangan dilakukan dengan cara yang humanis dan sesuai prosedur. Pendekatan ini diambil untuk tetap menjaga hubungan baik dengan para suporter, termasuk Bonek.
Pemulangan ini melibatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk perwakilan suporter. Dengan cara ini, Polresta Surakarta berharap dapat mengurangi potensi konflik dan memastikan keselamatan semua pihak.
Selain itu, Polresta Surakarta juga memberikan perhatian khusus pada pengamanan rute perjalanan suporter. "Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi bentrokan di sepanjang jalur yang dilewati." tutupnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
