
Keinginan Arema FC agar jadwal melawan Persib diundur tak dipenuhi PT LIB
JawaPos.com - Keinginan Arema FC agar pertandingan tandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) melawan tuan rumah Persib Bandung diundur tanggalnya tak terpenuhi. PT Liga Indonesia Baru (LIB) menolak permintaan pemindahan jadwal dari 13 menjadi 14 September.
"Jadwal kompetisi ini sudah sangat padat. Kalau sampai diundur tentu itu akan berpengaruh pada pertandingan lain," tutur COO PT LIB Tigorshalom Boboy.
Setelah gagal meminta perubahan jadwal, Arema FC justru menghadapi situasi lebih pelik. Ada kemungkinan jadwal dimajukan. Tanggalnya tetap, tapi waktu kick-off akan berubah. Awalnya dijadwalkan pada malam hari, tapi pihak keamanan meminta agar dihelat sore hari.
"Ini berkaitan dengan keamanan. Kick-off yang awalnya dimulai pukul 18.30 WIB dimajukan menjadi 16.00 WIB," ucap Media Officer Persib, Irfan Suryadireja.
Terkait majunya jadwal kick-off masih belum disetujui oleh PT LIB. Sampai saat ini, operator masih mengupayakan untuk berkoordinasi dengan Persib dan kepolisian Bandung. Sebab, itu juga berhubungan dengan hak siar televisi. Bentrok Persib versus Arema rencananya ditayangkan Indosiar.
"Pasti akan kehilangan potensi untuk dapat penonton. Tapi, bagaimanapun juga kami tetap pertimbangkan izin dari kepolisian," ucap Tigor.
Di sisi lain, manajemen Singo Edan pasrah dengan keputusan PT LIB. Meski jadwal gagal diundur, Arema FC tetap memaksakan bisa menurunkan empat pemainnya yang kini dipanggil Timnas Indonesia untuk melakoni laga uji coba kontra Mauritius, Selasa (11/9) di Stadion Patriot, Bekasi.
"Kami mempersiapkan saja bagaimana kemungkinan yang akan terjadi. Termasuk upaya membawa pemain Timnas langsung ke Bandung setelah uji coba melawan Mauritius jika laga tetap 13 September," ungkap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.
Keda laga Timnas Indonesia kontra Mauritius dan Persib lawan Arema FC yang hanya dua hari. Itu dirasa Arema FC terlalu mepet. Empat penggawa mereka yakni bek Bagas Adi Nugroho, bek kanan Alfin Tuasalamony, gelandang Hanif Sjahbandi, dan striker Dedik Setiawan harus memperkuat Merah Putih dalam laga tersebut.
Saat ini, kondisi tim kebanggan Aremania itu tengah dilanda badai cedera. Selain Arthur Cunha dan Purwaka Yudhi yang dipastikan absen. Striker Rivaldi Bawuo juga diragukan untuk turun lantaran cedera engkel. Padahal, andai kondisi Dedik sepulang dari Timnas belum kembali fit, Rivaldi yang menjadi tumpuan di lini depan.
Memang masih ada nama Ahmad Nur Hardianto. Tapi jam terbang mantan pemain Persela Lamongan itu dirasa belum mumpuni. Hingga pekan ke-20 Hardianto baru turun sebanyak lima kali. Itu pun baru sekali Hardianto menjadi starter.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
