Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Januari 2025, 19.22 WIB

Jelang Putaran Kedua Liga 1, Ong Kim Swee Tegur Pemain Persis Solo Soal Kedisiplinan

Ong Kim Swee tegur pemain Persis Solo perihal disiplin (Media Persis Solo) - Image

Ong Kim Swee tegur pemain Persis Solo perihal disiplin (Media Persis Solo)

JawaPos.com - Kedisiplinan menjadi salah satu kunci penting dalam sepak bola, terutama untuk mencapai performa terbaik di sebuah kompetisi. Pelatih kepala Persis Solo, Ong Kim Swee, menyoroti masalah kedisiplinan timnya yang ditandai dengan banyaknya kartu kuning dan merah yang diterima selama putaran pertama Liga 1 musim 2024/2025. Hal ini menjadi perhatian utama sang pelatih menjelang putaran kedua. 

Dalam sesi latihan tertutup yang diunggah di akun YouTube Persis Solo, Ong Kim Swee memberikan arahan tegas kepada para pemainnya. Ia menekankan pentingnya pengelolaan emosi di lapangan sebagai langkah awal untuk memperbaiki kedisiplinan tim.

Ong Kim Swee menyebutkan data yang mengejutkan: dalam 17 pertandingan di putaran pertama, Persis Solo telah menerima 37 kartu kuning dan 3 kartu merah. "Ini tidak bisa diterima," tegasnya di hadapan para pemain.

"Sebelum kita mulai latihan, ada satu hal yang saya ingin sampaikan untuk diubah. Jika kita lihat mengenai kartu kuning dan merah, kalian tahu berapa banyak kartu yang kita terima? Dari 17 pertandingan, kita sudah mendapatkan 37 kartu kuning dan 3 kartu merah. Ini tidak bisa diterima," tegas Ong Kim Swee di depan para pemain.

Pelatih asal Malaysia tersebut juga menegaskan bahwa tindakan emosional yang berujung pada kartu harus dihentikan. Ia menjelaskan bahwa pemain yang mendapatkan kartu akibat emosi tidak hanya merugikan tim, tetapi juga diri mereka sendiri.

"Jika kamu mendapatkan kartu karena tindakan emosional, saya akan mencarikan kalian. Namun apa yang sudah terjadi, biarlah itu menjadi pembelajaran," tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan pemain untuk lebih bijak saat melakukan tackle dan menghindari situasi yang berpotensi menghasilkan kartu.

"Kedepannya, jika kalian mendapatkan kartu, itu akan ada sanksi. Itu bukan hal yang bagus untuk tim maupun untuk kalian pribadi. Jadi, mari kita kurangi jumlah kartu kuning dan terutama kartu merah," tegasnya lagi.

Ia juga mendorong pemain untuk lebih tenang dalam berinteraksi dengan wasit, menghindari protes keras, dan menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada tim pelatih.

"Sebagai pemain, saya memahami jika kalian terkadang merasa frustrasi, namun kendalikan diri kalian. Jangan melawan wasit. Jangan protes keras atau terlibat dalam argumen dengan wasit. Biarkan kami yang ada di bangku cadangan yang melakukannya untuk kalian," jelas Ong Kim Swee.

Ia menambahkan bahwa satu atau dua protes mungkin masih dapat dimaklumi, tetapi pemain harus segera fokus kembali pada permainan agar tidak terjebak dalam situasi yang bisa menghasilkan kartu merah.

"Jika kamu mendapat kartu kuning, jangan biarkan itu membuatmu mendapat kartu merah," lanjutnya.

Dengan arahan tegas tersebut, Ong Kim Swee berharap para pemain Persis Solo bisa meningkatkan kedisiplinan mereka di putaran kedua Liga 1. Fokus pada performa terbaik dan menghindari kartu yang tidak perlu akan menjadi kunci bagi tim untuk meraih hasil yang lebih baik di sisa musim.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore