Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2025 | 23.46 WIB

Fans Timnas Indonesia Menolak Kehadiran Patrick Kluivert, Coach Justin: Stop Menghujat! Kita Sekarang Butuh Dia

Patrick Kluivert saat melatih klub Turki Adana Demirspor sebelum ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. (Instagram @patrickkluivert9)

 

JawaPos.com - Kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia nampaknya membuat fans kecewa atas keputusan yang dibuat PSSI.

Pasalnya, para warganet tidak menerima kehadiran Patrick Kluivert karena latar belakang dirinya yang kurang begitu positif.

Pasca kepergian Shin Tae-yong (STY) memang banyak publik merasakan kesedihan yang mendalam. Sebab, STY lah yang membawa Timnas Indonesia berkembang cukup jauh hingga seperti saat ini.

Para netizen tidak menerima jika Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pengganti STY sebagai pelatih Timnas Indonesia. Tagar KluivertOut tertulis di seluruh kolom komentar di jagat media sosial.

Meskipun belum diumumkan secara resmi oleh PSSI, sejumlah fans timnas Indonesia sudah menyatakan kekecewaannya dengan membuat tagar KluivertOut.

Hal itu sangat disayangkan oleh pengamat sepak bola ternama Justinus Lhaksana atau kerap disapa Coach Justin. Coach Justin menilai apa yang telah dilakukan oleh sejumlah fans Timnas Indonesia itu sangat keliru.

Seharusnya, para fans bisa menerima dan mendukung Patrick Kluivert sebagai pelatih tim nasional.

"Jujur gue sebenernya juga agak syok mengapa harus Patrick Kluivert. Padahal gue juga punya kandidat lain. Tapi, yang kalian harus pahami bahwa ini semua adalah keputusan PSSI yang harus kita terima. Karena mau nggak mau Patrick Kluivert adalah sosok yang semoga bisa membawa kita ke Piala Dunia," ucapnya pada konten youtubenya yang diunggah pada Selasa (7/1).

Penunjukkan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala tim nasional Indonesia seharusnya didukung oleh para fans Timnas Indonesia. Masyarakat Indonesia juga memiliki target untuk Timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia.

Coach Justin berpendapat bahwa ditunjuknya Patrick Kluivert yang berasal dari Belanda ini berhubungan dengan culture atau budaya. Sebab, mayoritas pemain diaspora Indonesia rata-rata masih melekat dengan Belanda.

"Kalau lu punya pelatih Belanda, dengan begitu banyak pemain-pemain Belanda yang berdatangan, kemungkinan besar juga starting elevennya dari Belanda. Benchnya pun masih ada pemain Belanda. Mereka komunikasinya akan lebih gampang," jelas Coach Justin.

Alasan pemecatan STY ini sudah mutlak keputusan PSSI. Tidak ada intervensi dari pihak-pihak lain. Seperti rumor yang sedang beredar bahwa salah satu faktor pertimbangan pemecatan STY ini adalah adanya konflik internal antara STY dengan pemain diaspora.

Sebelumnya, STY juga dikabarkan pernah berkonflik dengan Elkan Baggott saat laga play-off Olimpiade Paris 2024 melawan Guinea. Saat itu, Elkan menolak untuk memenuhi panggilan timnas. Hal itu membuat pelatih STY cukup kecewa dan enggan untuk memanggil Elkan di kesempatan lain dengan alasan kedisiplinan.

Datangnya Patrick Kluivert menjadi harapan untuk menyatukan kembali antarpemain 

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore