Ernando Ari saat bermain bersama Persebaya Surabaya. (Instagram @nandoariiss)
JawaPos.com - Kiper muda berbakat Timnas Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Shin Tae-yong setelah pelatih asal Korea Selatan itu resmi diberhentikan oleh PSSI pada Senin (6/1). Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ernando mengungkapkan betapa besar peran Shin Tae-yong dalam menyelamatkan kariernya.
“Terima kasih Coach Shin Tae-yong, kalau bukan coach yang menyuruh saya berhenti latihan untuk operasi, mungkin saya tidak bisa melangkah sejauh ini,” tulis Ernando.
Kisah Ernando Ari bersama Timnas Indonesia dimulai dengan pengalaman pahit. Pada tahun 2020, saat menjalani pemusatan latihan Timnas U-19, Ernando mengalami cedera bahu. Namun, cedera tersebut tidak ditangani dengan serius oleh dokter tim kala itu, Elziwan Aminudin, yang menyarankan Ernando untuk beristirahat tanpa perlu menjalani operasi.
Akibatnya, cedera bahu Ernando kambuh menjelang pertandingan uji coba melawan Kroasia dalam persiapan Kualifikasi Piala Dunia. Kondisi bahunya yang sering terlepas dari sendi membuat Ernando frustrasi.
“Tanganku waktu itu sudah lepas (dari sendi), bahkan saat tidur pun bisa lepas. Tetapi, dengan enaknya dia bilang, ‘kuatkan mentalmu dik, itu hanya penyakit biasa saja,’” kenang Ernando dalam wawancara dengan Sport77.
Belakangan terungkap bahwa dokter tersebut adalah seorang dokter gadungan. Ijazah medis yang dimilikinya ternyata palsu, dan ia kini telah mendekam di penjara.
Nasib Ernando berubah berkat campur tangan Shin Tae-yong. Saat menyadari kondisi sang kiper yang memburuk, Shin Tae-yong dengan tegas menyarankan Ernando untuk segera menjalani operasi. Teguran keras dari pelatih tersebut akhirnya membuat Ernando mengambil langkah operasi, yang menyelamatkan kariernya.
Berkat keputusan tersebut, Ernando kembali pulih dan tampil gemilang di berbagai ajang bersama Timnas Indonesia. Salah satu momen terbaiknya adalah ketika ia berhasil menggagalkan dua tendangan penalti pemain Korea Selatan di Piala Asia U-23, membantu Timnas melaju ke semifinal.
Hingga kini, Ernando telah mencatatkan 45 penampilan untuk Timnas Indonesia, mulai dari kelompok umur hingga tim senior. Salah satu penampilannya yang paling dikenang adalah saat Indonesia menghadapi Argentina di Gelora Bung Karno, di mana ia melakukan sejumlah penyelamatan gemilang.
Di level klub, Ernando juga menunjukkan performa impresif bersama Persebaya Surabaya. Ia telah mencatatkan 66 penampilan, dengan musim 2022/2023 menjadi yang terbaik baginya dengan 21 pertandingan sebagai starter.
Shin Tae-yong mungkin telah berpisah dengan Timnas Indonesia, tetapi warisannya tetap terasa melalui pemain-pemain seperti Ernando Ari. Teguran, bimbingan, dan dedikasi pelatih asal Korea Selatan itu telah membentuk fondasi bagi karier generasi muda Garuda.
Bagi Ernando, sosok Shin Tae-yong akan selalu diingat sebagai pelatih yang tidak hanya peduli pada taktik, tetapi juga kesehatan dan masa depan para pemainnya. Kini, Ernando siap melanjutkan kiprahnya di Timnas Indonesia dengan pelatih baru yang akan diumumkan pada 12 Januari mendatang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
