
Goran Gancev (kiri) berfoto dengan Dime Dimov (tengah) sebelum diperkenalkan oleh Persebaya Surabaya. (Instagram @gorangancev)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi mengumumkan dua rekrutan asing baru untuk putaran kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025, yaitu Dime Dimov dan Dejan Tumbas. Keduanya diharapkan mampu memperkuat tim Green Force dalam persaingan ketat di kompetisi musim ini.
Manajemen Persebaya Surabaya menyatakan rekrutan ini tidak hanya bertujuan menambah kedalaman skuad, tetapi juga menjaga chemistry yang sudah terjalin. Usia muda dan kemampuan bermain di beberapa posisi menjadi alasan utama perekrutan Dime Dimov dan Dejan Tumbas.
“Tapi kami coba mempertimbangkan chemistry tin yang sudah terpanggil selama ini sementara lama sehingga kami memilih pemain-pemain yang menurut manajemen dan juga tim pelatih itu bisa menambah kekuatan,” ujar Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi.
Skuad Persebaya Surabaya musim ini terdiri dari mayoritas pemain baru yang belum lama bersama. Dibandingkan tim-tim pesaing papan atas, mereka masih dalam proses membangun konsistensi.
Dime dan Dejan diharapkan bisa menjadi tulang punggung Persebaya Surabaya dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Dengan pengembangan yang berkelanjutan, keduanya dapat membantu Green Force mencapai level permainan yang lebih matang.
Namun, ada sosok lain yang turut berperan dalam kedatangan Dime Dimov, yaitu Goran Gancev. Mantan pemain asing Persebaya Surabaya ini terlihat berfoto di bandara bersama Dime sebelum pengumuman resmi dilakukan.
Nama Goran Gancev mungkin sudah tidak asing bagi sebagian Bonek. Ia adalah bek tangguh yang pernah membela sejumlah klub di Indonesia, termasuk Persebaya Surabaya dan Arema FC.
Goran Gancev merupakan pria asal Makedonia yang telah mengenal sepak bola Indonesia sejak 2012. Ia mengawali kariernya di Tanah Air bersama PSMS Medan dan Persebaya Surabaya saat masih berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL).
Pada 2014, Goran sempat bermain untuk klub asal Bahrain, Busaiteen Club, sebelum kembali ke Indonesia. Semen Padang, Pusamania Borneo FC, dan Arema FC menjadi klub-klub yang pernah diperkuatnya.
Di era Liga 1, Goran juga membela Persegres Gresik United dan Sriwijaya FC. Setelah itu, ia memilih kembali ke Makedonia dan bergabung dengan FK Pelister.
Perjalanan Goran di FK Pelister tidak hanya sebatas pemain. Pada musim 2019-2020, ia membantu klub tersebut promosi ke kasta teratas Liga Makedonia.
Goran kemudian naik jabatan menjadi asisten pelatih di FK Pelister pada musim berikutnya. Perannya sebagai tangan kanan manajer Zoran Shterjovski menambah pengalaman baru di dunia kepelatihan.
Kini, Goran Gancev telah mengantongi lisensi UEFA A dan berstatus sebagai pelatih profesional. Selain itu, ia juga seorang sarjana ekonomi yang menyelesaikan pendidikan formalnya.
Dime Dimov sendiri memiliki latar belakang yang mirip dengan Goran, terutama dalam hal asal Eropa. Kehadiran Goran kemungkinan besar memudahkan adaptasi Dime dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Sebagai mantan pemain, Goran memiliki pengalaman berharga dalam memahami kultur sepak bola di Indonesia. Pengetahuannya menjadi aset penting bagi Dime dalam menghadapi tantangan di Liga 1.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
