Oktafianus Fernando berikan semangat untuk Persebaya Surabaya hadapi putaran kedua Liga 1. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit setelah gagal meraih poin di kandang Bali United pada laga pamungkas putaran pertama Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu (28/12), Green Force takluk dengan skor 0-2.
Dominasi statistik Persebaya Surabaya, termasuk mencatatkan enam tembakan tepat sasaran, ternyata tak cukup untuk membuahkan hasil. Tim asuhan Paul Munster harus pulang dengan tangan kosong setelah melewatkan dua peluang emas di babak pertama.
Menurut Coach Paul, kekalahan ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya konsentrasi para pemain di momen-momen krusial. Gol pertama Bali United tercipta melalui Privat Mbarga pada menit ke-63 setelah Malik Risaldi kehilangan bola di lini tengah.
Hanya berselang tiga menit, giliran Bruno Moreira yang membuat kesalahan serupa. Transisi cepat Bali United memanfaatkan kehilangan bola tersebut berujung gol kedua melalui Irfan Jaya pada menit ke-66.
“Saya kecewa dengan performa pemain kami karena tidak cukup bagus untuk pertandingan sebesar ini. Kami memiliki dua peluang emas yang seharusnya menjadi gol di babak pertama,” ujar Paul Munster dalam sesi konferensi pers seusai laga.
Pelatih asal Irlandia Utara tersebut menegaskan pertandingan besar seperti ini membutuhkan pemain yang mampu tampil maksimal.
“Seperti yang saya katakan sebelumnya, pemain harus step up di pertandingan penting. Kami sebenarnya memiliki peluang untuk menang, tetapi para pemain tidak memanfaatkannya dengan baik,” tambahnya.
Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Persebaya Surabaya dalam 17 pertandingan putaran pertama Liga 1 Indonesia 2024/2025. Meski demikian, Munster tetap bersyukur dengan pencapaian 37 poin yang diraih timnya sejauh ini.
“Kita memiliki putaran pertama yang bagus dan harus disyukuri. Musim ini belum selesai, dan perjalanan masih panjang. Kita harus belajar dari kekalahan ini agar lebih baik di putaran kedua,” tegasnya.
Persebaya Surabaya kini masih memuncaki klasemen sementara Liga 1 dengan 37 poin. Namun, posisi tersebut terancam oleh Persib Bandung yang mengoleksi 35 poin dan masih memiliki dua pertandingan tunda di putaran pertama.
Di sisi lain, pemain sayap Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando, yang masuk sebagai pengganti dalam laga tersebut, turut menyampaikan pesan penting. Ia mengaku timnya sudah berusaha maksimal untuk meraih poin, tetapi hasil akhir belum berpihak kepada mereka.
“Kita tahu, laga terakhir putaran pertama ini berakhir dengan kekalahan. Sekarang kita harus fokus dan berpikir untuk putaran kedua,” ujar kakak Marselino Ferdinan tersebut.
Meski hanya bermain selama 14 menit, Oktafianus menunjukkan kontribusi yang cukup baik di lapangan. Statistiknya mencatatkan satu key pass, memenangkan tiga dari empat duel darat, dan satu duel udara dengan akurasi operan mencapai 100 persen.
Kehilangan poin di laga ini tentu menjadi bahan evaluasi penting bagi Persebaya Surabaya. Munster menyebutkan ia sudah mengantongi beberapa hal yang perlu diperbaiki sebelum memulai putaran kedua pada Januari mendatang.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
