Dony Tri Pamungkas menjadi pemain terbaik di laga melawan Myanmar. (Instagram/@donytripamungkas)
JawaPos.com - Nama Dony Tri Pamungkas menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam perjuangan Timnas Indonesia di ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024 atau Piala AFF 2024. Wonderkid Persija Jakarta itu mampu tampil konsisten meski bermain tidak di posisi aslinya.
Perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 telah berakhir. Garuda dipastikan gagal melaju ke semifinal usai menelan kekalahan 0-1 dari Filipina di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah pada Sabtu (21/12) malam.
Satu-satunya gol Filipina itu dicatatkan oleh Bjorn Martin Kristensen lewat titik putih pada menit ke-63. Penalti diberikan setelah Dony Tri Pamungkas dianggap wasit melakukan handball di area terlarang.
Wasit sempat melakukan diskusi dengan personel wasit Video Assistant Referee. Namun, pengadil lapangan Toji Takasaki akhirnya tetap menunjuk titik putih.
Terlepas dari handball yang menuai pro dan kontra, performa Dony Tri dalam laga tersebut tidaklah buruk. Sebaliknya, pemain berusia 19 tahun itu bisa dibilang menunjukkan penampilan ciamik.
Dony Tri Pamungkas dalam laga tadi malam sempat melakukan satu penyelamatan heroik di lini pertahanan Timnas Indonesia. Dia dengan berani meluncur di depan gawang demi menggagalkan tembakan Javier Gayoso, yang sudah melewati kiper Cahya Supriadi pada menit ke-86.
Catatan itu membuat Dony Tri jadi salah satu pemain dengan performa paling konsisten di Timnas Indonesia selama Piala AFF 2024. Apalagi, dia selalu jadi starter dalam empat laga fase grup dan hanya sekali saja tidak bermain penuh.
Yakni saat Timnas Indonesia menghadapi tuan rumah Vietnam. Dony Tri dalam laga itupun bermain hingga menit ke-88 alias nyaris sampai pertandingan berakhir.
Performa Dony Tri makin terlihat istimewa karena sang pemain sering tidak bermain di posisi aslinya. Tiga dari empat laga Timnas Indonesia, ia dimainkan sebagai bek tengah, membentuk trio bersama Muhammad Ferarri dan Kadek Arel.
Adapun satu laga lainnya Dony Tri bermain menempati posisi aslinya sebagai fullback kiri. Itu dia dapatkan saat Timnas Indonesia bermain imbang 3-3 melawan Laos dan Dony Tri menyumbang satu assist untuk gol Ferarri dari sepak pojok.
Ciamiknya performa Dony Tri di Piala AFF 2024 sekaligus meneruskan torehan positifnya sejak kecil. Pemain yang lahir di Boyolali pada 11 Januari 2005, ini memang sudah mulai mencuri perhatian dari belia.
Dony Tri mulai meniti kariernya dengan bergabung ke sekolah sepak bola Bina Taruna yang berlokasi di Bea Cukai Rawamangun, Jakarta Timur. Dia rela meninggalkan kampung halamannya untuk menjadi pesepak bola profesional.
Keputusan Dony Tri terbilang tepat. Diikuti dengan kesungguhannya dalam meniti karier, dia dilirik oleh Persija Jakarta pada 2020. Adik Joko Sasongko itu kemudian bergabung dengan tim kelompok usia Macan Kemayoran yang berkompetisi di Elite Pro Academy (EPA).
Baru kurang lebih setahun di akademi Persija, Dony Tri langsung dipromosikan ke tim utama. Dia masuk dalam skuad untuk Liga 1 2021/2022, dan bahkan langsung dapat kesempatan debut profesional saat Macan Kemayoran melawan Persita Tangerang pada 28 September 2021.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
