Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Desember 2024 | 01.49 WIB

Jordy Wehrmann Calon Gelandang Timnas Indonesia Buka Suara, Ungkap Alasan Tolak Arsenal dan PSV Eindhoven

Jordy Wehrmann kini bergabung bersama Madura United, meski sempat menolak tawaran Arsenal dan PSV. (Instagram @jordywehrmann)

 

JawaPos.com — Jordy Wehrmann, gelandang Madura United, mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan terkait perjalanan kariernya. Pemain kelahiran The Hague ini mengaku pernah menolak tawaran dari dua klub besar, Arsenal dan PSV Eindhoven, saat usianya baru 16 tahun.

Wehrmann, yang kini berusia 25 tahun, mengungkapkan tawaran tersebut datang saat ia masih memperkuat Feyenoord U-17. Namun, kecintaannya pada Feyenoord membuatnya lebih memilih bertahan di Rotterdam ketimbang menerima kesempatan besar itu.

Dalam wawancaranya dengan Voetbal Primeur, Wehrmann mengungkapkan alasan utama di balik keputusannya tersebut. Ia menjelaskan mimpinya saat itu adalah bermain untuk tim utama Feyenoord dan belum berpikir untuk berkarier di luar negeri.

"Itu sudah lama sekali, saat saya berumur enam belas tahun. Tapi, itu tentang PSV dan Arsenal," ungkap Wehrmann, seperti dikutip dari Voetbal Primeur pada Rabu (18/12).

Sebagai penggemar berat Feyenoord, Wehrmann merasa tak ada klub lain yang lebih pantas menjadi tempat ia membangun kariernya. Ia bahkan menjabat sebagai kapten Feyenoord U-17 saat itu dan berlatih di Varkenoord, tempat latihan legendaris klub tersebut.

"Saya melihat De Kuip, stadion yang selalu menjadi impian saya," lanjutnya. Baginya, saat itu uang atau peluang berkarier di luar negeri belum menjadi prioritas.

Meskipun ada pembicaraan serius dengan PSV dan Arsenal, Wehrmann menegaskan ia tidak tertarik pada tawaran tersebut. Ia memilih untuk fokus mengejar mimpinya bersama Feyenoord.

Namun, Wehrmann juga mengakui keputusannya itu terkadang membuatnya berpikir ulang. Ia menyadari menerima tawaran dari klub sebesar Arsenal atau PSV bisa memberikan dampak besar bagi kariernya.

"Jika dipikir-pikir sekarang, itu mungkin keputusan yang bagus sekali," ujarnya sambil tertawa.

Meski begitu, Wehrmann tetap merasa tidak menyesali pilihannya karena ia berhasil mewujudkan mimpinya bermain untuk Feyenoord.

Pada 2019, Wehrmann akhirnya dipromosikan ke tim utama Feyenoord. Sayangnya, ia hanya mencatatkan tujuh penampilan bersama klub idolanya tersebut hingga 2021.

Selama kariernya di Feyenoord, Wehrmann sempat dipinjamkan ke beberapa klub. Pada 2021, ia akhirnya memutuskan bergabung dengan Luzern, klub asal Swiss.

Namun, perjalanannya di Luzern juga tidak berjalan mulus. Wehrmann sempat dipinjamkan ke ADO Den Haag pada musim panas 2022 sebelum akhirnya dilepas ke klub Kroasia, Vukovar 1991, pada 2023.

Pada tahun 2024, Wehrmann memutuskan untuk melanjutkan kariernya di Indonesia dengan bergabung bersama Madura United. Kehadiran Wehrmann di Liga 1 Indonesia langsung menarik perhatian berkat kualitasnya sebagai gelandang.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore