Rans Nusantara siap tantang Persela Lamongan di Liga 2 Indonesia. (Media Rans Nusantara)
JawaPos.com — Rans Nusantara FC bersiap menghadapi laga hidup-mati melawan Persela Lamongan. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, pada Sabtu (14/12) sore.
Hanya kemenangan yang dapat menjaga asa Rans Nusantara untuk lolos ke babak delapan besar. Saat ini, klub milik Raffi Ahmad itu berada di posisi ketujuh klasemen sementara Grup 3.
Posisi Rans Nusantara FC sangat rawan karena hanya unggul satu tingkat atas Persewar yang menjadi juru kunci. Dalam sepuluh laga, Rans baru mengoleksi sembilan poin dari dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan.
Produktivitas gol Rans juga sangat memprihatinkan dengan hanya mencetak tiga gol sepanjang kompetisi. Sebaliknya, mereka sudah kebobolan sebanyak 13 gol, yang menunjukkan rapuhnya lini belakang mereka.
Tiga laga tersisa menjadi kesempatan terakhir Rans untuk membuktikan diri. Meraih poin penuh melawan Persela akan menjadi langkah awal untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Namun, melawan Persela Lamongan bukanlah perkara mudah. Tim asuhan Zulkifli Syukur itu berada di posisi runner-up Grup 3 saat ini.
Persela bersama Deltras menjadi tim dengan catatan impresif di grup ini, hanya kalah satu kali sepanjang kompetisi. Hal ini menambah tantangan bagi Rans yang wajib menang untuk menjaga peluang lolos.
Meski begitu, Rans pernah menunjukkan mereka mampu mengimbangi Persela. Pada laga tandang sebelumnya, Rans berhasil mencuri satu poin dengan hasil imbang.
Bermain di kandang sendiri memberikan motivasi lebih bagi Rans Nusantara FC. Head coach Edi Sudiarto berharap timnya mampu memanfaatkan dukungan suporter untuk meraih kemenangan.
“Saya harap pemain bisa bermain baik sesuai strategi yang diharapkan. Pressing ketat dan bermain menyerang,” ujar Edi dikutip dari Radar Bromo. Ia juga menegaskan pentingnya pressing ketat dan permainan menyerang sejak awal laga.
Namun, Rans menghadapi kendala besar di lini serang. Selepas kepergian dua pemain asing, Joalisson Santos asal Brasil dan Ismael Dunga dari Kenya, mereka kehilangan daya gedor.
Sementara itu, pemain asing lainnya, Bektur Talal Uglu asal Kirgistan, belum bisa dimainkan. Kendala administrasi yang belum rampung menjadi alasan utama absennya Bektur dalam laga krusial ini.
Praktis, Rans Nusantara hanya akan mengandalkan pemain lokal dalam laga ke-11 ini. Tantangan semakin berat karena lawan yang dihadapi adalah salah satu tim terkuat di grup.
Di sisi lain, Persela Lamongan datang dengan kepercayaan diri tinggi. Zulkifli Syukur menegaskan timnya akan bermain menyerang dan menekan sejak awal.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
