
Pratama Arhan dikabarkan tinggalkan Suwon FC dan bergabung dengan Semen Padang FC. (Instagram @pratamaarhan8)
JawaPos.com - Lemparan ke dalam jarak jauh Pratama Arhan kembali menjadi senjata ampuh Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. Dalam laga dramatis melawan Laos, gol pertama dari Muhammad Ferrari tercipta dari lemparan khas bek kiri ini yang langsung mengarah ke area berbahaya.
Sebelum itu, di laga pembuka Grup B melawan Myanmar, lemparan jauh pemain Suwon FC tersebut berbuah gol semata wayang Asnawi Mangkualam, yang membawa kemenangan penting bagi Timnas Indonesia di Stadion Thuwunna, Yangon.
Total sepanjang 2024, teknik lemparan jauh Arhan menghasilkan lima gol untuk Timnas Indonesia. Sebelumnya, lemparan ini menjadi kunci dalam laga melawan Jepang, Vietnam, Tiongkok, hingga Myanmar. Statistik ini jauh meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana hanya satu gol tercipta pada 2023 dan dua gol pada 2022.
Kemampuan ini rupanya menarik perhatian negara-negara lain. Myanmar bahkan mulai melatih pemainnya untuk meniru strategi lemparan jauh, meski belum seefektif milik Indonesia. Media Vietnam juga ramai menulis pentingnya memiliki pemain seperti Arhan, menyebut lemparan jauh sebagai senjata rahasia dalam situasi mendesak.
Namun, menariknya, Timnas kini tak hanya mengandalkan Arhan. Robi Darwis juga memiliki kemampuan serupa. Bersama Arhan, pemain Persib Bandung ini menjadi senjata tambahan dalam menciptakan peluang emas di kotak penalti lawan.
Respon netizen di media sosial pun beragam. Seorang pengguna menulis, "Lemparan Arhan lagi-lagi bikin chaos di kotak penalti lawan. Ini lebih mematikan dari sepak pojok biasa." Penggemar lain berkomentar, "Arhan dan Robi Darwis kayak duet Hulk dan Thor di lapangan. Lemparan mereka bikin bek lawan gak tenang."
Namun, ada pula yang mengkritik taktik ini. "Kalau terlalu sering andalkan lemparan jauh, kapan main bola indahnya? STY harus siapin plan lain kalo opsi ini buntu," tulis seorang netizen.
Dengan kombinasi Arhan dan Robi, Timnas Indonesia kini memiliki dua pemain dengan kemampuan lemparan mematikan yang jarang dimiliki negara lain. Strategi ini diharapkan menjadi salah satu kunci keberhasilan skuad Garuda untuk terus melangkah jauh di Piala AFF 2024.
Timnas Indonesia sendiri baru saja gagal meraih kemenangan keduanya setelah ditahan imbang oleh Laos di Stadion Manahan Solo. Kapten tim Garuda, Muhammad Ferarri, mencetak dua gol dan satu gol lain dicetak oleh pemain Bali United, Kadek Arel.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
