Persebaya Surabaya nyaman di puncak klasemen Liga 1. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya semakin kukuh di puncak klasemen Liga 1 Indonesia 2024/2025 usai mengalahkan Persik Kediri dalam Derbi Jawa Timur. Kemenangan 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (11/12), membawa Green Force mengumpulkan 33 poin dari 13 pertandingan.
Laga ini menjadi pembuktian superioritas Persebaya Surabaya yang tampil menggila sejak awal babak pertama. Baru tiga menit laga berjalan, Mohammed Rashid langsung membuka keunggulan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang menghujam pojok kiri gawang Persik Kediri.
Serangan bertubi-tubi Persebaya Surabaya terus berlanjut tanpa memberi kesempatan bagi Persik Kediri untuk bernapas. Di menit ke-7, Francisco Rivera menggandakan keunggulan dengan gol perdananya untuk Persebaya Surabaya setelah menerima umpan manis dari Kasim Botan.
Gol ketiga Persebaya Surabaya terjadi hanya dua menit berselang, membuat suporter di Gelora Bung Tomo semakin bergemuruh. Kali ini giliran Kasim Botan yang mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan keras dari dalam kotak penalti yang tak mampu dihalau Leonardo Navacchio.
Persik Kediri sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-22 melalui sundulan Ramiro Fergonzi memanfaatkan skema sepak pojok. Namun, hingga babak pertama berakhir, skor tetap bertahan 3-1 untuk keunggulan tim tuan rumah yang tampil dominan.
Memasuki babak kedua, Persik Kediri mencoba mengubah taktik dengan memasukkan empat pemain sekaligus. Brendon Estevam, Nuri Fasya, Riyatno Abiyoso, dan Yusuf Meiliana diandalkan untuk memberikan energi baru dalam upaya mengejar ketertinggalan.
Pergantian pemain tersebut membuat Persik Kediri bermain lebih agresif dengan skema tiga bek. Sayangnya, upaya mereka tak cukup efektif untuk menembus pertahanan kokoh Persebaya Surabaya yang dikomandoi Slavko Damjanovic dan Kadek Raditya.
Flavio Silva hampir menambah keunggulan Persebaya Surabaya di menit ke-57 lewat sundulan keras setelah menerima umpan silang dari sisi kanan. Namun, bola hanya melenceng tipis di sisi kiri gawang Persik Kediri yang dijaga Navacchio.
Paul Munster kemudian melakukan rotasi pemain untuk menjaga intensitas serangan Persebaya Surabaya. Kasim Botan dan Toni Firmansyah ditarik keluar pada menit ke-64, digantikan oleh Gilson Costa dan Rizky Dwi untuk menambah variasi permainan.
Keputusan Munster terbukti efektif dengan tetap terjaganya keseimbangan permainan Persebaya Surabaya. Di menit ke-81, Flavio Silva akhirnya mencetak gol keempat bagi Green Force melalui tembakan keras dari dalam kotak penalti.
Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan telak 4-1 bagi Persebaya Surabaya atas Persik Kediri. Meski sudah unggul jauh, Persebaya Surabaya tetap menunjukkan semangat menyerang hingga menit akhir pertandingan.
Hasil ini semakin mengukuhkan posisi Persebaya Surabaya sebagai pemimpin klasemen sementara Liga 1. Dengan total 33 poin, Green Force kini unggul tujuh poin dari pesaing terdekat, Persib Bandung, yang berada di posisi kedua dengan 26 poin.
Kemenangan atas Persik Kediri ini juga menegaskan performa impresif Persebaya Surabaya di musim ini. Dengan lini pertahanan solid yang hanya kebobolan tujuh gol sepanjang musim, tim ini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih gelar juara Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Performa ciamik Mohammed Rashid di lini tengah dan kontribusi Flavio Silva di lini depan menjadi sorotan utama dalam laga ini. Selain itu, Kasim Botan dan Francisco Rivera juga tampil gemilang dengan kontribusi langsung pada gol-gol kemenangan Persebaya Surabaya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
