
Uston Nawawi jelaskan peluang Francisco RIvera harusnya bisa jadi gol ketiga Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya terus lanjutkan tren kemenangan setelah meraih tiga poin dari Arema FC dengan skor 3-2, Sabtu (7/12). Mereka kini semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1.
Di balik kemenangan Persebaya itu, juru taktik di pinggir lapangan bukanlah Paul Munster, melainkan asisten pelatih Uston Nawawi. Munster, pelatih asal Irlandia Utara tersebut absen dalam laga Derbi Jatim ini.
Uston sendiri bukan kali pertama memimpin para pemain Persebaya sebagai juru taktik. Sejak musim lalu, setiap pergantian pelatih utama, seperti transisi dari Aji Santoso ke Josep Gombau dan Gombau ke Paul Munster, ia lah yang selalu mengisi jabatan sebagai caretaker atau pelatih sementara.
Kesuksesan Uston membawa Persebaya meraih kemenangan di Derbi Jatim membuktikan bahwa Green Force memiliki asisten pelatih yang sama bagusnya dengan pelatih kepala, jika head coach absen atau meninggalkan klub.
Jika dianalisis, keberhasilan Uston pada duel sengit Sabtu (7/12) karena ia tidak banyak mengubah susunan pemain The Winning Team milik Paul Munster, begitu juga dalam aspek formasi.
Mengutip dari Sofascore, Uston kemarin menerapkan 4-4-2. Dan di dalam starting eleven diisi oleh para pemain yang menjadi pilihan utama Paul Munster.
Misalnya di lini belakang ada Slavko Damjanovic yang masih berduet dengan Kadek Raditya, dengan Ardi Idrus dan Catur Pamungkas di bek sayap.
Lalu di barisan tengah masih mengandalkan Mohammed Rashid, Bruno Moreira, Toni Firmansyah, serta Flavio Silva.
Uston pun tetap menempatkan Flavio sebagai sayap kanan meski berposisi asli sebagai penyerang, karena di posisi barunya itu, ia malah lebih berbahaya, dan terbukti dua gol berhasil ia cetak.
Kemudian dua pemain di sektor penyerang masih ditempati Francisco Rivera sebagai second striker yang bisa merangkap di posisi playmaker, dan Malik Risaldi yang telah kembali dari cedera.
Langkah eks pemain Persebaya tersebut untuk tidak mengubah secara frontal game plan yang terbiasa diterapkan Paul Munster sebenarnya sudah ia sampaikan secara eksplisit sebelum pertandingan.
"Tidak ada perubahan besar dalam persiapan maupun pertandingan (kontra Arema), karena yang membawa tim tetap coach Paul Munster hingga latihan terakhir," ucap Uston sebelum pertandingan seperti dikutip dari Antara.
Rekor Uston Nawawi sendiri saat menangani Persebaya sebagai pelatih caretaker cukup baik. Saat transisi dari Aji Santoso ke Josep Gombau, dalam lima laga bersama Uston, Green Force meraih empat kemenangan dan sekali seri.
Lalu ketika transisi kepelatihan dari Josep Gombau ke Paul Munster, Uston meraih empat hasil seri dan sekali kalah. Total dari sebelas pertandingan termasuk laga Derbi Jatim Sabtu kemarin, eks gelandang Timnas Indonesia itu membawa Persebaya meraih lima kemenangan, empat kali seri dan sekali kalah.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
