Pemain Persebaya Surabaya dan Arema FC saling dukung di Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024. (Dok. PSSI)
JawaPos.com — Persaingan panas antara Persebaya Surabaya dan Arema FC di lapangan berakhir begitu pemain kedua tim dipanggil membela Timnas Indonesia. Dalam misi membawa Garuda berprestasi di Piala AFF 2024, atribut klub ditanggalkan demi satu tujuan: juara untuk Indonesia.
Tiga pemain dari kedua klub bersaing sehat dalam satu bendera di tim merah putih. Dari Arema FC ada Achmad Maulana Syarif dan Arkhan Fikri, sementara Persebaya Surabaya mengirimkan Mikael Tata sebagai wakilnya di skuad pilihan Shin Tae-yong.
Achmad Maulana menegaskan rivalitas klub berhenti ketika panggilan negara tiba. Semua elemen tim Garuda bersatu untuk mencetak sejarah baru dan memecahkan kutukan enam kali runner-up di turnamen yang dulu bernama AFF Cup ini.
"Semoga kami bisa meraih juara," ungkap Achmad, yang sebelumnya memperkuat Persija Jakarta dikutip dari Radar Malang.
Sebagai sesama full-back andalan Timnas, Achmad dan Mikael Tata memiliki hubungan kerja sama yang erat. Menurut Achmad, reuni dengan Mikael di skuad Garuda menjadi momen nostalgia karena mereka pernah bermain bersama di Arema FC musim 2023/2024.
"Dulu juga pernah satu Timnas dengan dia (Mikael Tata)," kata Achmad yang kini menjadi pemain inti Singo Edan.
Mereka sempat memperkuat Timnas Indonesia U-19 dan U-20 bersama Arkhan Fikri, yang kini juga menjadi bagian penting skuad senior. Kehadiran Arkhan, Mikael, dan Achmad di posisi yang berdekatan semakin menuntut kekompakan mereka untuk menjaga pertahanan tim.
"Saya dengan Tata kebetulan satu kamar di Timnas," tambah Achmad.
Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, juga menekankan pentingnya kolaborasi pemain lintas klub saat berada di Timnas. Menurutnya, kepentingan negara jauh lebih besar dibanding rivalitas klub yang hanya terjadi di kompetisi domestik.
"Kepentingannya adalah negara, jadi harus berjuang bersama-sama," ujar Wiebie.
Persaingan ketat antarklub seperti Persebaya Surabaya dan Arema memang kerap memanas, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun, situasi tersebut berubah total ketika pemain kedua klub dipanggil untuk mengharumkan nama bangsa.
Bonek dan Aremania sebagai suporter setia kedua klub diharapkan juga mendukung penuh para pemain mereka di Timnas. Dukungan suporter sangat penting untuk meningkatkan motivasi pemain dalam setiap pertandingan internasional.
Piala AFF 2024 menjadi ajang besar bagi Timnas Indonesia untuk menorehkan prestasi. Turnamen ini selalu menjadi sorotan publik, dan tekanan besar ada di pundak Shin Tae-yong dan para pemainnya untuk meraih hasil maksimal.
Capaian terbaik Indonesia di turnamen ini adalah enam kali menjadi runner-up. Kali ini, dengan komposisi pemain muda berbakat dan kombinasi senior berpengalaman, peluang Garuda untuk mencetak sejarah baru terbuka lebar.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
