Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Desember 2024 | 23.45 WIB

Mengintip Rating Pemain Persebaya Surabaya saat Hadapi Arema FC, Slavko Damjanovic Jadi yang Terburuk

Slavko Damjanovic. (Istimewa)

JawaPos.com Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa gemilang di Liga 1 2024/2025 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang tren positif Green Force, tetapi juga menjaga posisi mereka di puncak klasemen dengan koleksi 30 poin.

Flavio Silva menjadi bintang lapangan dengan dua golnya, termasuk penalti di menit akhir yang memastikan kemenangan Persebaya Surabaya. Malik Risaldi juga tampil impresif dengan menyumbangkan satu gol penting di babak pertama.

Namun, di balik euforia kemenangan, performa individu para pemain menjadi perhatian, terutama dari sektor lini belakang. Slavko Damjanovic, bek tengah andalan Persebaya Surabaya, mencatatkan rating paling rendah dibandingkan rekan-rekan setimnya.

Damjanovic hanya mendapatkan rating 5.7, angka terendah di skuad Persebaya Surabaya dalam laga ini. Penampilannya dinilai kurang solid karena beberapa kesalahan yang memengaruhi keseimbangan lini belakang tim seperti gol bunuh diri dan penalti yang didapatkan oleh Arema FC akibat kecerobohannya.

Selain itu, duetnya dengan Kadek Raditya yang juga mencatatkan rating 6.2 tidak mampu tampil maksimal dalam menghalau serangan Arema. Gol penalti yang didapatkan lawan dan kebobolan lainnya menjadi catatan penting bagi lini belakang Green Force.

Meski begitu, penjaga gawang Ernando Ari tetap menunjukkan performa yang cukup baik dengan rating 6.6. Ernando beberapa kali melakukan penyelamatan penting, meskipun tidak mampu menahan penalti dari William Moreira.

Di sisi lain, Ardi Idrus yang bermain sebagai bek kiri mendapat rating tertinggi di lini belakang Persebaya Surabaya dengan 6.7. Idrus terlihat lebih agresif membantu serangan sekaligus solid saat bertahan menghadapi tekanan Arema FC.

Untuk lini tengah, Toni Firmansyah menjadi pemain dengan kontribusi signifikan berkat rating 7.3, tertinggi di antara gelandang Persebaya Surabaya. Toni tampil impresif dalam mendistribusikan bola dan membantu serangan dari lini kedua.

Mohammed Rashid juga menunjukkan peran vitalnya di lini tengah dengan rating 7.2. Meski gagal memanfaatkan peluang emas di babak kedua, Rashid tetap konsisten dalam menjaga keseimbangan permainan tim.

Francisco Rivera mencatatkan rating 6.8, performanya cukup stabil meski gagal memaksimalkan peluang emas di menit ke-61. Tendangan volinya yang lemah membuat bola dengan mudah diamankan oleh kiper Arema, Lucas Frigeri.

Bruno Moreira, yang biasanya menjadi motor serangan Persebaya Surabaya, tampil kurang maksimal dengan rating hanya 6.2. Penampilan Bruno dinilai tidak seagresif biasanya dan ia akan absen di laga berikutnya karena akumulasi kartu.

Di lini depan, David da Silva menjadi salah satu pemain dengan rating tertinggi, yaitu 8.4. Da Silva beberapa kali memberikan tekanan besar pada lini pertahanan Arema meski tidak mencetak gol.

Malik Risaldi menjadi pemain terbaik Persebaya Surabaya dalam laga ini dengan rating 8.5. Gol dan aksinya di menit-menit akhir yang menghasilkan penalti membuatnya menjadi sosok kunci dalam kemenangan dramatis Green Force.

Pemain pengganti, Gilson Costa, mencatatkan rating 6.3 setelah masuk menggantikan Toni Firmansyah di menit ke-60. Sementara itu, Kasim Botan yang masuk menggantikan Francisco Rivera di akhir pertandingan tampil cukup baik dengan rating 6.7.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore