Ronaldo Kwateh (tengah) kembali mendapatkan kesempatan membela Timnas Indonesia. Dia menjadi salah satu andalan skuad Garuda di Piala AFF 2024. (Instagram/@ronaldokwateh7)
JawaPos.com - Ronaldo Kwateh akhirnya kembali dapat panggilan gabung Timnas Indonesia. Eks pilar Madura United FC itu termasuk satu dari 33 nama yang dipanggil Shin Tae-yong untuk pemusatan latihan atau training camp Garuda menuju ASEAN Cup 2024 atau Piala AFF 2024.
Ini menjadi pemanggilan Timnas Indonesia pertama bagi Ronaldo Kwateh, setelah lebih dari dua tahun. Terakhir kali dia membela Garuda adalah pada 30 Januari 2022, saat laga uji coba melawan Timor Leste di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Itu sekaligus jadi caps kedua Ronaldo Kwateh untuk Timnas Indonesia, setelah sebelumnya debut dalam uji coba dengan lawan yang sama pada 27 Januari 2022. Dia kala itu masih berusia 17 tahun, 3 bulan, 8 hari dan mencatatkan rekor sebagai debutan termuda di Timnas Indonesia.
Pemain dengan nama lengkap Ronaldo Joybera Junior Kwateh itu pun mengaku bersyukur bisa kembali dipanggil Timnas Indonesia setelah sekian lama. Dia berharap bisa masuk dalam skuad pilihan pelatih Shin Tae-yong di Piala AFF 2024.
"Ya sangat bersyukur sangat senang, puji tuhan bisa dipercaya lagi oleh Coach Shin setelah lama tidak dipanggil karena cedera. Semoga saya bisa memaksimalkan kesempatan ini," kata Ronaldo Kwateh di Bali.
Meski caps bersama timnas senior baru dua penampilan, Ronaldo Kwateh bisa dibilang partner karier Marselino Ferdinan. Mereka sering kali dipanggil Timnas Indonesia kelompok usia secara bersamaan.
Total 26 penampilan telah dicatatkan Ronaldo Kwateh bersama Timnas Indonesia kelompok usia. Dia bahkan pernah mencuri perhatian ketika tampil bela Timnas Indonesia U-19 di Maurice Revello Tournament atau turnamen Toulont 2022.
Saat itu, Ronaldo Kwateh menunjukkan skill individu cemerlang dengan melewati hadangan salah satu pemain Venezuela dengan kemampuan nutmeg alias mengolongkan bola.
Aksinya itu terekam mata kamera penyelenggara ajang tersebut. Penampilan Ronaldo Kwateh pun jadi sorotan di turnamen Toulont 2022.
Sayang, saat perlahan dipromosikan oleh Shin Tae-yong, termasuk ke tim senior, dia mengalami cedera saat membela Timnas Indonesia U-23 pada 2023.
Pemain kelahiran Bantul, Yogyakarta, 19 Oktober 2004, ini cedera dalam laga uji coba melawan Lebanon pada 16 April 2023. Ronaldo Kwateh membentur papan reklame dan didiagnosis cedera sobekan atau cedera pada ligamen krusiatum anterior (ACL).
Setelahnya, Ronaldo Kwateh menghilang dari Timnas Indonesia. Dia bahkan sempat jauh dari sepak bola sebelum akhirnya direkrut klub Turki, Bodrum FK, sambil menjalani pemulihan cedera pada musim 2022/2023.
Selepas pulih, Ronaldo Kwateh hengkang. Dia meninggalkan Turki pada awal musim ini dan dikontrak oleh salah satu klub raksasa Thailand, Muangthong United FC.
Tapi, kesempatan bermain Kwateh di Muangthong masih sangat minim. Sejauh ini dia baru main sekali kali dengan jumlah 25 menit di lapangan. Yakni saat melawan melawan Khon Kaen United pada 27 September 2024, sekaligus jadi debutnya di Liga Thailand.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
