Muhammad Hidayat meninggalkan rekor yang belum bisa dipatahkan siapapun di skuad Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
Hidayat terakhir kali membela Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Liga 1 2023/2024 melawan PSS Sleman. Dalam pertandingan yang dimenangi Persebaya Surabaya dengan skor 2-1 itu, Hidayat menjabat sebagai kapten tim dan tampil penuh sebagai motor lini tengah.
Namun, cedera lutut yang dialaminya sejak Maret 2024 memaksanya menepi dari lapangan hingga saat ini. Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, memastikan gelandang kelahiran 26 April 1996 itu tidak akan kembali bermain hingga Desember mendatang.
Dalam sebuah wawancara di sesi latihan Persebaya Surabaya, Munster menyebutkan proses pemulihan Hidayat berjalan positif, tetapi tidak bisa terburu-buru. "Desember tidak ada peluang, tetapi progresnya sangat bagus," ujar pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Hidayat kini sudah mulai menjalani latihan ringan seperti jogging dan gerakan zig-zag dengan bola. Meski belum kembali sepenuhnya, perkembangan ini menjadi sinyal positif bagi Persebaya Surabaya dan para pendukung setianya, Bonek.
Sebagai salah satu pemain senior di skuad, Hidayat memiliki pengaruh besar, baik di dalam maupun luar lapangan. Dengan 125 penampilan, 4 assist, dan lebih dari 8.000 menit bermain, ia adalah sosok yang sangat diandalkan Persebaya Surabaya sejak debutnya di Liga 1.
Rekor yang dimiliki Hidayat juga membuktikan konsistensinya sebagai gelandang bertahan yang tangguh. Ia menjadi salah satu pemain yang memiliki menit bermain terbanyak di Persebaya Surabaya dan dikenal dengan gaya bermain agresifnya.
Selain itu, Hidayat juga mencatatkan 26 kartu kuning sepanjang kariernya bersama Persebaya Surabaya. Angka ini menegaskan perannya sebagai penjaga lini tengah yang tidak segan bermain keras demi melindungi pertahanan tim.
Sebagai pemain yang sering menjadi kapten, Hidayat juga dikenal dengan kepemimpinannya di lapangan. Ia mampu menjadi penyambung antara pelatih dan pemain lainnya, sebuah kualitas yang sangat dihargai oleh Paul Munster.
Namun, absennya Hidayat di paruh pertama musim 2024/2025 membuat Persebaya Surabaya harus mengandalkan kombinasi baru di lini tengah. Mohammed Rashid dan Gilson Costa sejauh ini berhasil mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Hidayat dengan penampilan solid mereka.
Meski begitu, keberadaan Hidayat tetap dirindukan oleh Bonek yang selalu mengapresiasi dedikasi dan loyalitasnya terhadap tim. Sebagai pemain asli Indonesia, ia menjadi contoh bagi generasi muda tentang pentingnya kerja keras dan konsistensi.
Cedera lutut yang dialami Hidayat menjadi ujian besar dalam karier sepak bolanya. Namun, dukungan dari rekan setim, pelatih, dan suporter menjadi motivasi utama bagi Hidayat untuk segera pulih dan kembali lebih kuat.
Paul Munster optimistis Hidayat akan kembali menjadi bagian penting dari skuad Persebaya Surabaya di paruh kedua musim ini. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan kedalaman skuad yang dibutuhkan untuk menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Selain itu, momen comeback Hidayat diprediksi akan menjadi dorongan semangat bagi seluruh tim. Pengalaman dan kualitasnya sebagai gelandang bertahan akan sangat berharga bagi Green Force yang tengah bersaing ketat di papan atas.
Kapan tepatnya Hidayat akan kembali memang masih menjadi tanda tanya besar. Namun, melihat dedikasi dan progres pemulihan yang ditunjukkannya, tidak diragukan lagi ia akan kembali memberikan kontribusi besar bagi Persebaya Surabaya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
