
Mantan kiper Timnas Indonesia, Hermansyah mengisahkan timnas pernah menggunakan jasa dukun untuk mengalahkan Korea Selatan dalam kualifikasi Piala Dunia 1986. (YouTube @bebaspodcastid)
JawaPos.com – Kiprah gemilang Timnas Indonesia di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia masih menjadi buah bibir para pecinta sepak bola tanah air.
Setelah kalah dari Jepang 4-0, Timnas Indonesia bangkit dengan membungkam Arab Saudi 2-0 lewat brace Marselino Ferdinan. Kemenangan itu membuat Tim Garuda naik ke posisi 3 klasemen sementara Grup C sekaligus menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Kemenangan tersebut tentu merupakan buah dari taktik jitu yang diterapkan pelatih Shin Tae-yong dan mentalitas bertanding pada pemain yang semakin matang, Karena banyak yang bermain di liga-liga Eropa.
Selain itu, liga Indonesia (Liga 1) yang semakin profesional, terstruktur dan terorganisir juga turut membentuk mentalitas bertanding pemain timnas dari klub-klub lokal menjadi lebih kuat.
Namun, lain sekarang, lain pula zaman dahulu, saat sepak bola Indonesia belum semaju sekarang, dan kualifikasi piala dunia belum seketat masa kini.
Indonesia dulu sebenarnya pernah hampir lolos ke Piala Dunia 1986 yang digelar di Meksiko. Hal itu diungkapkan oleh mantan kiper Timnas Indonesia yang saat itu menjadi kiper utama tim Garuda, Hermansyah.
Dalam podcast Bebas atau Berbincang Bersama Arya Sinulingga di akun YouTube anggota Exco PSSI itu, @bebaspodcastid, Hermansyah mengungkapkan bahwa kala itu, kualifikasi piala dunia dibagi dalam tiga fase. Indonesia sudah berhasil masuk ke fase dua.
"Kita dulu di grup 3B, yang isinya Bangladesh, India, Thailand, Indonesia, pertandingannya home and away juga. Kita cuma kalah dari Bangladesh, dan lolos untuk menghadapi Korea Selatan," ungkap Hermansyah.
Jika Indonesia waktu itu ingin lolos ke piala dunia 1986, maka mereka harus mengalahkan Korea Selatan dan setelah itu Jepang. Setelah melewati dua negara tersebut, mereka bisa meraih satu tiket putaran final piala dunia yang kala itu digelar di Meksiko.
Meskipun hanya tinggal melewati dua pertandingan home and away, namun lawan yang dihadapi adalah raksasa sepak bola Asia yaitu Korea Selatan. Dan benar saja, Korea ternyata masih terlalu kuat bagi Indonesia.
Saat berlaga di Korea Selatan pada leg pertama, Indonesia kalah 2-0. Kekalahan ini membuat peluang tim yang saat itu dilatih Sinyo Aliando tersebut semakin sulit meski masih ada harapan jika menang di Jakarta.
Ketika berlaga di Stadion Utama Senayan (kini Stadion GBK) inilah terjadi sesuatu yang unik. Di mana untuk meraih kemenangan, selain taktik, timnas Indonesia juga memanfaatkan jasa dukun.
"Jadi waktu itu di jersey saya, di balik bordiran logo timnas, oleh dukunnya dikasih logam dan di dalam nomor punggung 1 juga dikasih beras kuning," ujar Hermansyah sambil diikuti tawa bersama Arya Sinulingga.
Tak hanya itu, mantan kiper klub Bandung Raya itu juga mengungkapkan bahwa si dukun juga ikut di area bench pemain dan ofisial timnas Indonesia.
"Jadi dukun itu kata para pemain cadangan ya, ikut nimbrung di pojokan (bench). Saat timnas kebobolan satu, si dukun bilang tenang. Tapi setelah kemasukan gol kedua, dia mulai agak menjauh, dan setelah gol ketiga, dukunnya sudah nggak ada," lanjutnya masih diikuti tawa.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
