
Andritany harus ekstra waspada dengan lini depan Persebaya Surabaya. (Instagram @andritany)
JawaPos.com — Tiga kemenangan beruntun menjadi modal apik bagi Persija Jakarta di Liga 1 2024-2025. Namun, lawatan ke markas Persebaya Surabaya menjadi ujian berat bagi Macan Kemayoran, khususnya bagi kiper andalan mereka, Andritany Ardhiyasa.
Laga pekan ke-11 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (22/11), diprediksi menjadi pertandingan yang sarat gengsi. Persebaya Surabaya dikenal memiliki catatan kandang yang impresif dengan dukungan penuh dari ribuan Bonek dan Bonita.
Andritany, yang telah 14 tahun lebih mengabdi untuk Persija, memiliki tugas berat menjaga rekor bersih gawangnya. Kiper legendaris ini harus ekstra waspada mengingat statistiknya melawan Persebaya Surabaya cukup mengkhawatirkan.
Dalam delapan pertemuan sebelumnya melawan Green Force di Liga 1, Andritany kebobolan sembilan gol. Dari delapan laga tersebut, ia hanya mampu mencatatkan dua clean sheet, rekor yang tentu tidak ideal bagi kiper sekaliber dirinya.
Lebih lanjut, Persija hanya mampu meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Sisanya berakhir dengan empat hasil imbang dan dua kekalahan, membuktikan Green Force bukan lawan yang mudah ditaklukkan.
Andritany sendiri dikenal sebagai kiper dengan pengalaman dan jam terbang tinggi di Liga 1. Dengan 267 penampilan dan 94 clean sheet sepanjang kariernya bersama Persija, ia menjadi salah satu sosok penting di bawah mistar gawang Macan Kemayoran.
Namun, catatan apik tersebut akan diuji kembali dalam laga panas melawan Persebaya Surabaya. Apalagi, lini depan Green Force yang dipimpin Bruno Moreira sedang dalam performa terbaiknya musim ini.
Kehadiran pemain-pemain seperti Francisco Rivera dan Mohammed Rashid juga menambah kekuatan Persebaya Surabaya. Dengan kreativitas Rivera dan kemampuan Rashid dalam membongkar pertahanan lawan, ancaman ke gawang Andritany bisa datang dari berbagai sisi.
Bek sekaligus kapten Persija, Rizky Ridho, menyadari laga melawan Persebaya Surabaya akan menjadi tantangan besar. Ia menegaskan tim harus tetap fokus dan tidak terlena dengan tren positif yang tengah mereka jalani.
“Semoga ke depan lebih baik lagi. Apalagi, tantangan juga makin berat ke depannya. Tidak ada yang mudah, tapi saya akan terus belajar,” ujar Rizky Ridho.
Sebagai kapten, Rizky Ridho menjadi sosok penting dalam menjaga kekompakan lini belakang Persija. Kehadirannya bersama Ondrej Kudela dan Muhammad Ferarri menjadi alasan mengapa Persija memiliki pertahanan yang solid.
Namun, koordinasi lini belakang Persija akan diuji menghadapi serangan cepat dan agresif dari pemain Persebaya Surabaya. Stadion Gelora Bung Tomo yang dikenal angker bagi tim tamu menjadi tantangan tambahan bagi Rizky Ridho dan rekan-rekannya.
Pelatih Persija, Carlos Pena, juga harus mempersiapkan strategi terbaik untuk meredam permainan Persebaya Surabaya. Apalagi, tekanan dari tribun GBT selalu menjadi faktor yang memengaruhi mental pemain lawan.
Andritany sendiri menyadari ia harus tampil maksimal di laga ini. Sebagai kiper utama, ia memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga peluang Persija meraih hasil positif di Surabaya.
Statistik Andritany melawan Persebaya Surabaya memang bukan yang terbaik, tetapi pengalaman dan ketenangannya bisa menjadi keunggulan. Dengan dukungan penuh dari rekan-rekannya, ia optimistis dapat menunjukkan performa terbaiknya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
