
Gelaran Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 telah menyelesaikan Babak Regional untuk kota Surabaya dan Solo. (Istimewa)
JawaPos.com–Gelaran Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 telah menyelesaikan Babak Regional untuk kota ketiga dan keempat. Surabaya dan Solo mendapat kesempatan disambangi Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 pada 9 dan 10 November.
64 tim dari regional Surabaya dan Solo bersaing memperebutkan 8 tempat ke Babak Grand Finale. 32 tim di masing-masing kota, dibagi menjadi 8 grup, dengan satu grup dihuni 4 tim. Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 Babak Regional Surabaya digelar di Lapangan Sriti Arhanud Gedangan, Sidoarjo. Sedangkan di Solo, pertandingan berlangsung di Lapangan Banaran Grogol, Sukoharjo.
8 tim yang lolos ke Babak Grand Finale, berasal dari kabupaten/kota berbeda. Di Surabaya, empat tim yang lolos ke Babak Grand Finale adalah Diklat Reklamindo (Batu), Farfaza FC (Surabaya), Diklat Gama (Malang), dan Forsgi Sidoarjo (Sidoarjo). Dari Solo, ada G Soccer (Semarang), Diklat Wajar (Magelang), Mars Merah (Solo), dan Mataram Utama (Jogjakarta).
Itu membuktikan bahwa kekuatan sepak bola usia muda di Jawa Timur dan Jawa Tengah sudah merata. Di Regional Surabaya, Diklat Reklamindo keluar sebagai juara setelah menumbangkan Farfaza FC 1-0 di laga final. Dalam perebutan tempat ketiga terbaik, Diklat Gama keluar sebagai pemenang, usai menumbangkan Forsgi dengan skor 1-0.
”Kunci kemenangan kami adalah disiplin, kerja keras, dan tentunya istirahat yang cukup. Kami bangga meraih gelar juara di Surabaya, karena seluruh pemain hasil binaan didikan Diklat Reklamindo sendiri, tanpa mengambil pemain dari sekolah sepak bola lain. Kami akan mempersiapkan diri dengan lebih lagi untuk babak Grand Finale di Jakarta,” kata Handoko, pelatih Diklat Reklamindo.
Pada Regional Solo, G Soccer Academy menjadi juara, setelah menumbangkan Diklat Wajar 4-0 di final. Sedangkan Mars Merah berstatus peringkat ketiga, usai menumbangkan Mataram Utama dengan skor 1-0.
”Event ini sangat bagus untuk mencari bibit-bibit berbakat. Kita tahu kan Indonesia punya banyak talenta berbakat. Buat kami, event ini memiliki arti penting, melatih mental bermain anak-anak dalam sebuah turnamen. Saya berharap Meet The World With SKF ini diadakan setiap tahun,” kata Muhammad Azhizhi, pelatih G Soccer Academy.
Selanjutnya, 8 tim dari regional Surabaya dan Solo, bergabung bersama 8 tim yang lolos dari regional Jakarta serta Bandung di Babak Grand Finale. Wakil Jakarta yang lolos adalah ASIOP, Nawasena FC, Cipta Cendikia, dan Labskill. Sedangkan dari Bandung, yakni Akademi Persib Cimahi Team Biru, RMIFA Football Akademi Team Merah, PR Star Warriors FA, dan Akademi Persib Cimahi Team Putih.
Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 terselenggara berkat dukungan dari SKF, Kogelahar Indonesia, Panca Putra Satria Wibawa, SLS Indonesia, Efasindo Primantara, Yuan Wira Perdana, Aliko CV, Ceva Logistic, JAS Worldwide Indonesia, Arta Alam Prima, Banjar Bearing Sentosa, dan Tritunggal Sulawesi.
Sementara itu, Direktur Turnamen Meet the World With SKF Road To Gothia Cup 2025, Mohamad Faisal, bersyukur Babak Regional Surabaya dan Solo berjalan dengan baik. Meski begitu, timnya akan terus melakukan evaluasi, agar Meet the World With SKF Road To Gothia Cup 2025 berlangsung lebih baik lagi di sisa kota Babak Regional, dan Grand Finale.
”Surabaya dan Solo luar biasa, kita tahu semua dua kota ini bisa dibilang Gila Bola, jadi antusiasnya sangat luar biasa. Kita bisa lihat di Surabaya dan Solo, bakat-bakat sepak bola Indonesia sangat banyak. Ini tentu menjadi kabar yang baik untuk sepak bola kita,” kata Faisal.
”Saya juga mengimbau kepada wali murid atau wali siswa agar lebih bijak dan arif dalam menonton pertandingan tanpa perlu melakukan provokasi kepada siapa pun, karena Meet the World With SKF Road To Gothia Cup 2025 ini menanamkan nilai nilai-nilai positif, yaitu Teamwork, Sportsmanship, Fair Play, Leadership, Character Development, serta Friendships,” tambah dia.
Selanjutnya, babak Regional Tournament akan diselenggarakan di Makassar pada 15-16 November, dan Pekanbaru (16-17 November). Babak Grand Finale digelar di Jakarta pada 23-24 November.
Pada babak Grand Finale, sang juara akan dikirimkan ke Gothia Cup 2025 mewakili Indonesia bersama satu wakil yang sudah ditetapkan, yakni dari hasil seleksi yang dilakukan Papua Football Academy (PFA) by Freeport. Ini sebagai inisiatif dari SKF yang ingin memfasilitasi para pemain berbakat dari daerah yang kurang mendapatkan akses untuk bisa menunjukkan kualitas mereka. Untuk seleksi yang dilakukan bersama Papua Football Academy bakal digelar di Timika, Papua, 28-30 November.
Hasil Regional Surabaya:

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
