Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena dalam konferensi pers pralaga melawan Madura United FC. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena dibuat pusing jelang menghadapi Madura United FC. Juru taktik asal Spanyol itu dipastikan tak bisa diperkuat tiga pilar andalan dan harus memutar otak mencari solusi dari masalah tersebut.
Sesuai jadwal, Persija Jakarta akan melakoni laga kandang melawan Madura United FC pada pekan ke-10 Liga 1 2024/2025. Pertandingan itu bakal berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (6/11) malam.
Bagi Persija, kemenangan wajib diraih untuk menjaga tren positif. Mereka sebelumnya meraih dua kemenangan tandang, masing-masing melawan PSIS Semarang (2-0) dan Arema FC (2-1).
Selain itu, Persija juga bertekad menang karena sudah dua menjalani dua laga kandang tanpa kemenangan. Dalam dua laga kandang terakhir, Macan Kemayoran hanya mampu bermain imbang tanpa gol dengan Dewa United FC dan 1-1 kontra PSM Makassar.
Tapi jelang laga krusial tersebut, Carlos Pena menyampaikan kabar buruk. Persija telah dipastikan kehilangan tiga pemain dan tampil pincang melawan Maduura United FC.
Tiga penggawa Macan Kemayoran yang menghilang itu antara lain adalah Ondrej Kudela, Dony Tri Pamungkas, dan Hansamu Yama Pranata. Khusus nama terakhir sebenarnya sudah mengalami cedera sejak lama. "Untuk besok kami memiliki Kudy -sapaan Kudela- yang cedera pada pertandingan terakhir melawan Arema," kata Carlos Pena dalam jumpa pers pralaga di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (5/11).
"Juga, Doni Try datang kemarin, cedera dari tim nasional, jadi dia tidak akan tersedia untuk besok. Dan Hansamu sedang dalam tahap akhir rehabilitasi," tambah pelatih asal Spanyol ini.
Hilangnya tiga pemain itu jelas kerugian untuk Persija Jakarta. Terutama Kudela, yang merupakan sosok krusial dalam lini pertahanan Macan Kemayoran.
Eks pemain Timnas Republik Ceska itu telah menjadi benteng kokoh Persija dalam dua musim terakhir. Pada musim ini, Kudela menjalin duet apik bersama Rizky Ridho Ramadhani.
Sementara Dony Tri, sebenarnya bukan kali pertama bagi Persija kehilangan sosoknya. Sebab musim ini sang fullback kiri baru bermain dua laga untuk Macan Kemayoran.
Tapi dalam dua laga itulah peran dan kontribusi Dony Tri sangat nyata. Pemain berusia 19 tahun itu sukses benar-benar membuat sisi sayap kiri Persija hidup, baik saat bertahan maupun menyerang saat melawan PSIS dan Arema FC.
Sedangkan khusus Hansamu, dia sudah menghilang sejak lama. Tapi kerugian yang didapat adalah Persija masih belum bisa mengharapkan pemain berjuluk 'Mr Last Minute', yang kerap jadi pahlawan Macan Kemayoran di menit-menit akhir.
Carlos Pena pun harus memutar otak mencari pemain pengganti ketiga pemain tersebut dengan ketersediaan skuad yang ada. "Pemain lainnya sudah siap dan kami menantikan pertandingan besok," jelasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
