Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 November 2024 | 13.35 WIB

Nazar Unik Bonek jika Persebaya Surabaya Juara Liga 1 Musim Ini, Mulai dari Lamaran hingga Lari Half Marathon

Paul Munster senang dengan atmosfer Bonek dan Bonita dalam konferensi pers pasca pertandingan Persebaya Surabaya vs PSS Sleman, Minggu (11/8) malam. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com) - Image

Paul Munster senang dengan atmosfer Bonek dan Bonita dalam konferensi pers pasca pertandingan Persebaya Surabaya vs PSS Sleman, Minggu (11/8) malam. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan PSIS Semarang 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Gol tunggal Flavio Silva pada menit ke-45 sukses membawa Green Force meraih tiga poin penting.

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Persebaya Surabaya setelah melalui empat pertandingan tanpa kemenangan. Dengan kolektivitas tinggi dan kekompakan tim, Persebaya Surabaya berhasil mempertahankan kemenangan dari dominasi PSIS pada babak kedua.

Berkat performa gemilang penjaga gawang Andhika Ramadhani dan solidnya Slavko Damjanovic serta Kadek Raditya, Green Force tetap menjaga clean sheet. Total lima penyelamatan dilakukan Andhika sukses mementahkan peluang emas dari pemain PSIS seperti Septian David Maulana dan Gali Freitas.

Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, mengakui kemenangan kali ini tidak diraih dengan mudah. Komitmen dan semangat pantang menyerah seluruh pemain menjadi kunci keberhasilan dalam mempertahankan hasil positif ini.

Munster mengapresiasi kerja keras pemain yang terus fokus sepanjang pertandingan dan tetap solid meski digempur lawan. “Ini adalah buah perjuangan kolektif dari seluruh pemain. Semua berkomitmen untuk terus berjuang bersama dari awal sampai akhir,” ungkap Munster.

Setelah laga melawan PSIS, Persebaya Surabaya akan jeda hingga 22 November karena ada agenda FIFA Matchday dan mempersiapkan laga selanjutnya melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo. Sementara itu, di luar lapangan, Bonek meramaikan kemenangan ini dengan janji-janji atau nazar unik jika tim kesayangan mereka berhasil menjadi juara musim ini.

Bonek yang melakukan nonton bareng di Surabaya pada laga PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya mengungkapkan nazar yang bervariasi, mulai dari lamaran, potong rambut, hingga lari half marathon. Unggahan video ini menarik perhatian publik setelah dibagikan melalui kanal Instagram @vidiosports.

Salah satu Bonek menyampaikan nazar untuk melamar kekasihnya jika Persebaya Surabaya berhasil keluar sebagai juara. “Kita lamaran guys, kalau juara kita lamaran langsung, oke langsung mantap,” ujar Bonek yang menonton bersama pacarnya dengan penuh harap.

Bonek lain yang sudah botak bahkan berjanji untuk tidak lagi mengkritik manajemen, pelatih, atau pemain jika Persebaya Surabaya meraih gelar. “Mau potong gundul udah botak duluan, ya udah sih kalau Persebaya juara berhenti kritik tim dan manajemen dan pelatih lah. Salam satu nyali wani!” ujarnya optimis.

Nazar berikutnya datang dari seorang Bonek yang ingin memperbaiki hubungan asmara dengan mantannya. Ia berharap bisa balikan dengan sang mantan jika Persebaya Surabaya sukses juara. “Nazar apa ya, balikan sama mantan, amin ya Allah, gagal move on Mas,” katanya sembari bercanda.

Salah satu bentuk nazar paling unik datang dari seorang Bonek yang siap merayakan keberhasilan Persebaya Surabaya dengan cara lebih sportif. Ia berjanji untuk lari half marathon jika Green Force berhasil merebut juara Liga 1 musim ini. “Jika Persebaya juara Liga 1, saya punya nazar, pengen lari half marathon, yakin juara, amin. Salam satu nyali wani!” tegasnya.

Di antara berbagai nazar yang diutarakan, ada juga Bonek yang lebih berhati-hati dan tetap rendah hati. Ia mengingatkan untuk tidak terlalu percaya diri sebelum trofi benar-benar digenggam dan percaya bahwa semua harus berjalan “step by step” demi menjaga mentalitas pemain.

Semangat para Bonek yang unik dan kreatif ini menunjukkan betapa besar cinta dan dukungan mereka kepada Persebaya Surabaya. Mereka tidak hanya hadir di stadion atau mendukung lewat layar, tetapi juga rela membuat janji-janji pribadi demi mengungkapkan dukungan total untuk Green Force.

Jika Persebaya Surabaya benar-benar berhasil meraih juara, tentu akan ada banyak momen emosional yang tak terlupakan, baik bagi pemain maupun Bonek. Nazar-nazar ini menjadi bukti loyalitas mereka kepada Persebaya Surabaya bukan sekadar kata-kata, tetapi sudah menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan.

Adanya jeda kompetisi selama FIFA Matchday, Persebaya Surabaya memiliki waktu untuk memperbaiki strategi dan memulihkan kondisi pemain. Harapan besar Bonek agar tim kesayangannya bisa tampil konsisten hingga akhir musim tentu semakin membakar semangat Green Force untuk terus berjuang.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore