Timnas Indonesia harus berjuang tanpa peran pemain Persebaya Surabaya di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI)
Cedera tersebut membuat keduanya dipastikan absen dalam laga penting Persebaya Surabaya di pekan ke-10 Liga 1 Indonesia melawan PSIS Semarang, sekaligus menghambat kiprah mereka di Timnas Indonesia.
Ernando Ari, yang dikenal sebagai penjaga gawang utama Persebaya Surabaya, mengalami cedera di bahu kirinya.
Sementara itu, Malik Risaldi mengalami cedera pada kaki kirinya dan membutuhkan penanganan medis yang intensif sebelum bisa kembali ke lapangan.
Setelah menjalani pemeriksaan MRI dan serangkaian tes medis lainnya, tim medis Persebaya Surabaya kini fokus pada pemulihan keduanya.
Berdasarkan observasi, penanganan cedera ini akan berlangsung secara bertahap, dimulai dari proses pemulihan hingga akhirnya kembali berlatih dan siap untuk bertanding.
Absennya Ernando dan Malik juga berdampak langsung pada kekuatan Timnas Indonesia, yang akan menghadapi dua pertandingan berat dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Garuda akan bertemu Jepang pada Kamis (14/11) dan kemudian menghadapi Arab Saudi pada Selasa (19/11), dua laga yang memerlukan kesiapan maksimal di setiap lini.
Ernando, yang semula diharapkan bisa mengisi posisi penjaga gawang utama Timnas Indonesia, harus digantikan oleh opsi kiper lain.
Shin Tae-yong kini mengandalkan tiga kiper: Maarten Paes dari FC Dallas, Nadeo Argawinata dari Borneo FC, dan M. Riyandi dari Persis Solo untuk menghadapi tantangan besar di dua laga penting ini.
Di lini depan, absennya Malik Risaldi menambah tantangan bagi Shin Tae-yong dalam mempersiapkan skuad yang cukup solid dan fleksibel.
Malik dikenal sebagai pemain sayap yang gesit dan agresif, dengan kemampuan melakukan pressing yang tinggi, dan perannya kerap menjadi pembeda bagi tim.
Badai cedera yang dialami Persebaya Surabaya ini turut memengaruhi komposisi Timnas Indonesia yang sedang dalam persiapan ketat.
Kondisi ini mengharuskan Shin Tae-yong merancang strategi alternatif, khususnya untuk menghadapi lini serang dan pertahanan lawan yang jauh lebih tangguh di tingkat internasional.
Skuad Timnas Indonesia untuk laga kualifikasi kali ini mengandalkan perpaduan pemain yang berkiprah di klub-klub luar negeri dan pemain lokal berkualitas tinggi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
