Rizky Ridho jadi salah satu bukti kecemerlangan Persebaya Surabaya dalam menghasilkan pemain-pemain terbaik untuk Timnas Indonesia. (Instagram/@rizkyridhoramadhani/@ldz.laudza)
JawaPos.com - Surabaya tak pernah kehabisan talenta muda untuk sepak bola Indonesia. Rizky Ridho Ramadhani adalah bukti nyata dan terbaru, di mana dia kini menjadi benteng dan tembok tangguh untuk Persija Jakarta dan Timnas Indonesia.
Sejak lahir pada 21 November 2001, darah Surabaya sudah sangat melekat pada Rizky Ridho Ramadhani. Pesepak bola berposisi bek tengah itu lahir dan besar di Kota Pahlawan, tepatnya daerah Gunung Kramat, Kelurahan Putat, Kecamatan Sawahan.
Selain itu, Rizky Ridho juga tercatat sebagai mahasiswa di salah satu kampus di Surabaya, yaitu Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dia mengambil jurusan Manajemen dan terdaftar sebagai penerima beasiswa jalur atlet.
Karier sepak bola Rizky Ridho dimulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Simo Putra saat masih duduk di bangku kelas 2 SD. Usianya saat itu sekitar 7-8 tahun.
Perkembangan Rizky Ridho sebagai pesepak bola terus melesat. Dia kemudian sempat bergabung dengan El Faza, yang merupakan klub anyar anggota internal Persebaya. Kariernya pun melejit.
Pada 2018, Rizky Ridho bergabung di skuad Persebaya junior. Dia kemudian ikut menjadi bagian tim Green Force muda yang berkompetisi di Elite Pro Academy U-20 2019 di bawah asuhan Uston Nawawi. Dia turut membantu Persebaya keluar pada ajang tersebut.
Sejak saat itulah, nama Rizky Ridho terus menggema di Surabaya. Apalagi ketika dirinya dipromosikan ke tim utama Green Force pada 2020. Namanya terus disebut-sebut karena dianggap jadi pemain potensial dan berlian untuk sepak bola Indonesia.
Rizky Ridho kemudian melakoni debut bersama Persebaya Surabaya. Tepatnya pada 11 Januari 2020, di mana dia tampil dalam laga ekshibisi Persebaya Forever Game dengan melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo.
Dia mengaku sampai merinding karena saat debut, sebanyak 50 ribu Bonek dan Bonita memenuhi Stadion GBT. "Merinding rasanya. Saya tidak menyangka sebenarnya. Dapat dilihat Bonek sebanyak itu," katanya.
"Saya sampai bertanya kepada diri sendiri, ‘apa ini benar saya bermain disini dengan disaksikan oleh orang sebanyak ini’,” tambah Ridho dalam kanal YouTube Persebaya Surabaya.
Kesan debut Rizky Ridho kian istimewa karena, saat itu dia langsung dipercaya tampil bersama Hansamu Yama Pranata. Kebetulan, Hansamu adalah idolanya saat meniti karier sebagai pesepak bola.
"Senang sekali bisa bermain sama idola saya. Dia pemain bagus, tenang dan jiwa kepemimpinannya sangat bagus," ucap Ridho soal Hansamu.
Selain itu, dalam sebuah wawancara Rizky Ridho saat awal-awal gabung Persebaya pernah bercerita bahwa dia tak menyangka bisa masuk tim utama Green Force. Padahal, tiga hingga empat tahun sebelumnya, dia bukan siapa-siapa.
"Pada 2017, saya mBonek lewat Benowo, lewat tambak-tambak untuk nonton Liga 2 saat Persebaya main. Terus Alhamdulillah sekarang, saya bisa masuk tim dan bermain pada Liga 1," kata Rizky Ridho pada 5 Juli 2020.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
