
Persib Bandung tengah tertekan tampil di kandang sendiri, yakni tanpa dukungan penuh dari penonton saat menjamu Persebaya Surabaya. (Vidio.com)
JawaPos.com — Pertandingan besar antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025 segera berlangsung. Duel sengit ini dijadwalkan pada Jumat (18/10) pukul 15.30 WIB di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Namun, laga kali ini akan berbeda dari biasanya karena Persib Bandung harus bermain tanpa dukungan suporter. Hal ini menjadi imbas dari sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin PSSI setelah insiden yang melibatkan suporter beberapa waktu lalu.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku kecewa karena pertandingan yang seharusnya penuh dengan dukungan fans, tapi justru akan digelar tanpa penonton.
Dalam konferensi pers, Jumat (18/10), Hodak mengatakan bahwa hukuman tersebut merupakan konsekuensi dari tindakan sebagian penonton yang melanggar aturan. “Tidak ada pilihan,” ucap Hodak dalam konferensi pers Jumat (18/10).
Hodak mengungkapkan rasa herannya atas perilaku oknum suporter yang akhirnya merugikan Maung Bandung. Menurutnya, dukungan penuh dari suporter di Stadion Si Jalak Harupat bisa memberikan energi ekstra bagi pemain Persib saat menghadapi tim sekuat Persebaya Surabaya.
“Ini harus ditanyakan pada orang-orang yang berlarian di lapangan. Karena mereka, kami tidak bisa menggelar laga dengan stadion yang penuh,” ujar pelatih asal Kroasia itu.
Pelatih asal Kroasia itu meyakini jika sanksi tersebut tidak ada, laga melawan Persebaya Surabaya akan membuat stadion terisi penuh dengan ribuan pendukung Maung Bandung. Kehadiran suporter di stadion dinilai akan memberikan tekanan lebih besar bagi tim lawan.
“Tapi, sayangnya (Jumat) akan kosong. Ada banyak orang tidak paham, ketika datang ke stadion penuh, seperti jika datang ke Bandung, bagi pemain Persib akan mendapat energi ekstra,” kata Hodak.
Di sisi lain, kehadiran suporter yang memadati stadion biasanya juga memberikan tekanan kepada tim lawan. Teriakan dan atmosfer yang menggema di stadion, menurut Hodak, bisa membuat tim lawan merasa tertekan saat bermain di Bandung.
“Terkadang saat mereka merasa lelah, itu memberikan energi tambahan," imbuh pria berusia 54 tahun itu.
“Dan, untuk lawan, saat mereka datang, stadion yang penuh dan dengan adanya teriakan pada mereka, itu membuat seperti ada tekanan,” tukas Hodak.
“Jadi tentu akan menjadi suatu keuntungan jika stadion penuh,” pungkasnya.
Meski demikian, Bojan Hodak memastikan bahwa Persib Bandung akan tetap berjuang maksimal untuk meraih hasil terbaik.
Kondisi tanpa penonton diharapkan tidak mengurangi semangat para pemain Maung Bandung saat menghadapi Persebaya Surabaya, yang saat ini berada di puncak klasemen sementara Liga 1.
Pertandingan melawan Persebaya Surabaya menjadi laga krusial bagi Persib yang sedang berusaha memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
