
Sosok Thom Haye saat bermain dengan Timnas Indonesia. (Instagram Thom Haye)
JawaPos.com - Kekecewaan tak mampu disembunyikan oleh gelandang Timnas Indonesia Thom Haye usai kalah dari Tiongkok. Pemain berusia 29 tahun itu juga kesal dengan tingkah para pemain lawan yang kerap buang waktu.
Timnas Indonesia dipaksa gigit jari saat berjumpa dengan Tiongkok di Qingdao Youth Football Stadium, Qingdao, Shandong, Selasa (15/10) malam. Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- menyerah dengan skor 2-1.
Satu-satunya gol Timnas Indonesia dicetak oleh Thom Haye pada menit ke-86. Sayangnya Garuda harus kebobolan dua gol lebih dulu pada babak pertama lewat Behram Abduweli (21') dan Zhang Yuning (44').
Menurut Thom Haye, permainan Timnas Indonesia sebenarnya tidaklah buruk. Bahkan lebih baik dibanding dengan tuan rumah Tiongkok, tetapi hasil berkata lain. Thom Haye pun sangat menyesalkan dua gol Tiongkok yang menjebol gawang Garuda.
"Kami kebobolan dua gol yang terlalu mudah, tetapi kami tetap bermain dengan baik dan masih sangat kuat," katanya usai pertandingan.
Dua gol Tiongkok memang bukan murni karena skema terbaik permainan mereka, melainkan berawal dari kesalahan pemain Timnas Indonesia. Gol pertama misalnya, gol tercipta gara-gara kesalahan antisipasi Shayne Pattynama yang mengira bola sudah meninggalkan lapangan.
Namun bola itu kemudian dicuri oleh Jiang Shenglong yang mengirimkan umpan ke mulut gawang Maarten Paes. Penyerang Tiongkok, Behram Abduweli pun menyambut umpan tersebut dan langsung mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-21.
Proses gol kedua juga karena kesalahan lini belakang. Bedanya kali ini giliran Jay Idzes dan Mees Hilgers yang miskoordinasi dalam bertahan, di mana mereka gagal dalam menutup ruang di jantung pertahanan sendiri.
Akibatnya, Gao Zhunyi bisa mengirimkan umpan terobosan kepada Zhang Yuning yang berdiri bebas di area kotak penalti, untuk kemudian sengubah skor jadi 2-0. Timnas Indonrsia dihukum oleh kesalahan sendiri untuk kedua kalinya oleh Tiongkok.
Pun begitu, Thom Haye juga mengutarakan kekesalannya terhadap para pemain Tiongkok. Menurut penggawa Almere City tersebut, tim lawan yang dikomandoi Branko Ivanovic menerapkan cara negatif dalam mengejar kemenangan.
Khususnya menjelang pertandingan berakhir, setelah Thom Haye memperkecil kedudukan empat menit sebelum waktu normal berakhir. Para pemain Tiongkok banyak terjatuh dan minta perawatan sebagai upaya untuk mengulur waktu.
"Saya merasa sedikit kecewa. Kami bermain melawan tim yang hanya membuang waktu dan terjatuh. Mereka tidak bermain sepak bola," jelas gelandang yang dijuluki sang profesor ini.
Dengan kekalahan ini, maka Timnas Indonesia dipastikan tetap berada di posisi kelima dalam klasemen grup C dengan koleksi tiga poin. Posisi mereka diancam oleh Tiongkok yang juga punya poin sama, tapi masih unggul selisih gol.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
