
Selebrasi ikonik David da Silva yang sempat dituduh rabun senja sebelum bergabung ke Persebaya Surabaya. (Instagram/@davidasilva14)
JawaPos.com — David da Silva menjadi salah satu nama yang paling dikenal di kancah sepak bola Indonesia, terutama bagi para penggemar Persebaya Surabaya.
Penyerang berkepala plontos ini bukan hanya terkenal karena ketajamannya di depan gawang, tetapi juga karena kisah kontroversial yang melibatkan dirinya dengan tuduhan menderita rabun senja.
Pada 2018, David da Silva pertama kali merapat ke Indonesia setelah sukses menarik perhatian klub-klub Liga 1. Sebelumnya, dia sempat diproyeksikan menjadi pengganti Ilija Spasojevic di Bhayangkara FC.
Namun, takdir berkata lain, kontraknya dengan Bhayangkara FC tiba-tiba dibatalkan. Kabar yang beredar menyebutkan David mengalami nyctalopia, atau rabun senja, yang menghalangi kariernya di klub tersebut.
Rumor ini tentu saja mengejutkan banyak pihak, terutama fans Bhayangkara FC yang sempat melihat potensi David.
David bahkan sempat mencetak gol dalam laga persahabatan melawan FC Tokyo di Gelora Bung Karno, sebuah prestasi yang seharusnya cukup untuk mengamankan posisinya di tim.
Namun, kabar soal rabun senja membuat Bhayangkara FC ragu dan memutuskan untuk melepas sang striker.
Meski sempat kecewa, perjalanan David da Silva di Indonesia belum berakhir. Tak lama setelah ditolak oleh Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya datang sebagai penyelamat karier David di Liga 1.
Klub promosi ini memilih David untuk memperkuat lini depan mereka, mengincar prestasi besar di musim debut mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Namun, perjalanan David di Persebaya Surabaya tidaklah mulus. Ketika pertama kali diperkenalkan ke publik, dia langsung disambut dengan skeptisisme.
Bonek, suporter setia Persebaya Surabaya, meragukan kemampuannya setelah mendengar isu rabun senja yang menyertai David.
Bahkan, penampilan David saat menandatangani kontrak bersama Persebaya Surabaya, dengan mengenakan kacamata, semakin memicu spekulasi tentang kondisi kesehatannya.
Meski diterpa isu yang meragukan, David da Silva tetap membuktikan kualitasnya di lapangan.
Di pekan kedua Liga 1 2018, David yang kala itu masuk sebagai pemain pengganti melawan Persela Lamongan langsung memberikan dampak besar.
Ia mencetak gol penyeimbang yang krusial, dan selebrasi yang ia lakukan menjadi salah satu momen paling ikonik dalam kariernya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
