
Striker Jepang, Ayase Ueda, menerima teror tembakan laser dari suporter Bahrain. (X/@indo_jleague)
JawaPos.com - Induk sepak bola dunia, FIFA, resmi menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) buntut teror sinar laser yang dilakukan oleh suporternya kepada pemain Jepang bulan lalu. Ini bisa jadi keuntungan untuk Timnas Indonesia karena kemungkinan terhindar dari teror serupa.
Suporter Bahrain memang sempat berulah saat mereka kalah dari Jepang pada matchday kedua Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka menembakkan sinar laser kepada striker Jepang, Ayase Ueda saat hendak mengambil penalti pada menit ke-37.
Cara katro dalam meneror pemain lawan yang dilakukan oleh suporter Bahrain itu pun sempat viral di media sosial. Apalagi, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena Ayase Ueda tetap fokus dan tak terpengaruh sama sekali.
Penyerang Feyenoord itu tetap berhasil menjebol gawang Bahrain untuk membuka keran keunggulan Samurai Biru. Jepang pun pada akhirnya menang lima gol tanpa balas atas Dilmun Warriors, julukan Bahrain.
Sebulan setelah kejadian, upaya teror itu ternyata merugikan untuk Bahrain. Berdasarkan laporan Alwatan News, BFA selaku federasi sepak bola negara tersebut dijatuhi sanksi denda dengan nilai yang cukup besar.
"Berdasarkan penggunaan laser berulang kali oleh penggemar Bahrain terhadap pemain tim nasional Jepang selama pertandingan, FIFA memutuskan untuk mendenda Asosiasi Bahrain sebesar 5.000 franc Swiss (sekitar 2.200 dinar Bahrain)," demikian pernyataan resmi BFA.
Jika dikonversi ke rupiah, maka BFA terkena denda sebesar Rp91 juta dari FIFA. Hal itupun bukan satu-satunya hukuman yang diterima Bahrain.
Masih dalam keterangan yang sama, BFA juga kena sanksi denda lain buntut tingkah laku buruk lain dari suporter Bahrain. Diketahui para penonton di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, turut mengejek lagu kebangsaan Jepang yang sedang diputar sebelum laga keduanya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tingkah laku itu sampai dapat kecaman dari pelatih Jepang, Hajime Moriyasu. "Setiap negara memiliki budaya dan pandangan yang berbeda, saya ingin menerima keberagaman itu," ucapnya.
"Namun, saya tidak mau lagi ada ejekan selama lagu kebangsaan. Timnas Bahrain mampu berlaga dengan dewasa, saya harap para suporternya melakukan hal yang sama," lanjut Moriyasu.
Sanksi dari FIFA pun kembali dijatuhkan kepada BFA. Hukuman denda jadi dilipatgandakan buntut kejadian tersebut sehingga total 4.400 dinar Bahrain atau Rp182 juta harus dibayarkan oleh BFA kepada FIFA.
BFA pun mengimbau kepada para suporter Bahrain untuk tidak mengulangi cara kampungan tersebut. Mereka berharap hal seperti itu tak ada saat Bahrain menjamu Timnas Indonesia di matchday tiga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (10/10) malam pukul 23.00 WIB.
"BFA sangat menghargai peran penting yang dimainkan oleh para penggemar Bahrain dalam mendukung tim nasional. BFA menyerukan untuk mematuhi semua instruksi yang dikeluarkan oleh personel keamanan dan penyelenggara stadion," tulis pernyataan BFA.
"Terutama yang berkaitan dengan tidak digunakannya laser dalam pertandingan mendatang atau pelanggaran lainnya; Untuk menghindari pengenaan denda atau hukuman tambahan pada Federasi," lanjut pernyataan resmi mereka.
Pihak Bahrain sendiri memang sudah sangat memerhatikan insiden ini. Apalagi, PSSI sudah berkomunikasi dan mewanti-wanti BFA agar sinar laser serta ejekan lagu kebangsaan dari suporter tidak ada lagi saat melawan Timnas Indonesia malam nanti.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
