
SAKSI BISU: Banyak korban berjatuhan di area pintu 13 Stadion Kanjuruhan dalam kerusuhan yang pecah pada 1 Oktober 2022. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
Hari ini dua tahun lalu, tragedi memilukan itu pecah di Stadion Kanjuruhan. Sebanyak 135 nyawa melayang. Kini, wajah stadion yang diresmikan pada 9 Juni 2004 itu sudah berbeda.
---
Tyas Rohmatul Kurniawati begitu senang ketika mendengar kabar terbaru. Yakni, gate 13 Stadion Kanjuruhan berubah menjadi museum tragedi Kanjuruhan.
”Bagus kalau dijadikan monumen. Karena ada lima teman saya yang meninggal saat tragedi. Jadi, kalau saya kangen, saya tinggal datang ke museum itu,” kata Tyas saat ditemui Jawa Pos di halaman Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, kemarin siang.
Tyas memang tidak ikut menonton laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022. Kebetulan dia sedang sakit saat itu. Tapi, lima temannya berangkat nonton ke stadion.
”Dan lima teman saya itu meninggal. Empat cowok, satu cewek,” beber wanita asli Kepanjen tersebut.
Lima temannya itu sama-sama bersekolah di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Saat kejadian, Tyas masih tercatat sebagai siswi kelas XI. Dia berharap museum itu bisa cepat selesai.
”Kalau bisa, ada barang yang dipasang agar kami bisa terus mengingat para korban,” tambahnya.
Stadion Kanjuruhan kini memang sedang direnovasi. Tapi, gate 13 belum diubah. ”Itu karena kesepakatan untuk menjadikan gate 13 sebagai museum baru terjadi beberapa waktu lalu. Kami belum renovasi karena takut masih ada aliran listrik atau apa,” kata Project Manager PT Waskita Karya Vino Teguh Pramudia saat ditemui Jawa Pos kemarin sore.
Cuma, sketsa museum sudah ada. Pertama, tangga menuju gate 13 dibuat utuh. Kemudian, di sisi kiri dan kanan ada ruang kosong. Luas ruangan di setiap sisi sekitar 12 meter persegi.
”Nah, di dua ruangan itulah, museum tersebut berada. Jadi, saat menaiki tangga gate 13, di sisi kiri dan kanan penonton langsung disuguhi museum,” beber pria asli Jakarta itu.
Hanya, Vino tidak tahu seperti apa isi museum tersebut nanti. Sebab, itu bukan kewenangannya. ”Karena yang meminta (gate 13) jadi museum kan Pemkab Malang. Nanti museum itu akan dikelola Yayasan Keluarga Korban. Jadinya seperti apa, tergantung pihak yang terkait,” ungkapnya.
Yang jelas, pihaknya terus mengebut proses renovasi. Dari pantauan Jawa Pos, proses renovasi memasuki tahap akhir. Semua single seat di tribun ekonomi sudah terpasang.
Tapi, masih dilapisi plastik. Nanti Stadion Kanjuruhan memiliki kapasitas penonton sebanyak 21.700 orang. Sebelum renovasi, kapasitasnya sekitar 40 ribu seat.
Sementara itu, tribun VIP mulai dipasangi rangka atap. Belum ada single seat yang terpasang. Tapi, Vino memastikan bakal ada yang berbeda di tribun VIP.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
