
Paul Munter punya opsi menambah pemain asing di bursa transfer untuk menambah keseimbangan Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com – Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 kembali memasuki masa jeda terkait FIFA Matchday. Situasi itu membuat seluruh kontestan, termasuk Persebaya Surabaya memiliki waktu mempersiapkan diri lebih matang.
Persebaya sejauh ini masih menunjukkan performa terbaiknya di kompetisi sepak bola terbaik Tanah Air. Green Force masih berada di puncak dengan 17 poin dari tujuh laga.
Meski posisi itu rawan tergusur, apalagi jika Borneo FC berhasil mengatasi Persita Tangerang di laga terakhir pekan ketujuh di Stadion Batakan, Senin (30/9) malam ini.
Borneo FC saat ini bercokol di peringkat kedua dengan 14 angka. Namun, apabila berhasil menang atas Persita, Pesut Etam berhak menggeser Persebaya dengan keunggulan produktivitas gol.
Terlepas dari prediksi itu, skuad asuhan Paul Munster wajib memaksimalkan jeda kompetisi ini. Munster memiliki waktu lebih dari cukup untuk mengatur siasat agar timnya lebih konsisten lagi.
Maklum, pelatih asal Irlandia Utara itu sempat mengeluh dengan padatnya jadwal kompetisi. Persebaya hanya memiliki waktu sekitar empat hari untuk menjalani setiap pertandingan.
Nah, ketika kini masuk jeda kompetisi, Munster tak punya alasan lagi dalam melatih tim asuhannya. Dia memiliki waktu lebih dari cukup mempersiapkan Green Force lebih produktif dan efisien di setiap laga berikutnya.
Munster perlu melakukan itu, karena tak sedikit klub yang terperosok ketika masuk jeda kompetisi akibat FIFA Matchday. Contoh kecil Persija Jakarta yang menurun setelah melaluinya.
Performa Macan Kemayoran terjun bebas usai FIFA Matchday, meski tim kebanggaan The Jakmania itu sempat dominan di awal musim sebelum masuk jeda kompetisi.
Bahkan, setelah jeda kompetisi, Persija belum juga meraih kemenangan dalam empat laga terbaru. Tim asuhan Carlos Pena itu hanya mendulang dua hasil imbang dan dua kekalahan.
Munster bersama Persebaya memang memiliki nasib lebih baik ketimbang Persija selepas jeda kompetisi FIFA Matchday sebelumnya. Persebaya mendulang tiga kemenangan dan sekali imbang.
Walau begitu, Munster dan para pemainnya tak boleh lengah ketika memasuki pekan kedelapan yang dimulai kembali pada 17-18 Oktober mendatang.
Keinginan itu cukup dimaklumi karena Persebaya mulai menjalani laga berat, seperti dijamu Persib Bandung pada pekan kedelapan pada 18 Oktober 2024.
Setelah itu, mereka giliran menjamu PSM Makassar pada 23 Oktober, dijamu PSIS Semarang, 2 November, serta menjamu Persija Jakarta pada 22 November mendatang.
Intinya, Bonek sangat berharap tim kesayangan tak mengalami penurunan performa selepas jeda kompetisi nanti.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
