Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 September 2024 | 16.57 WIB

Masuk Jeda Kompetisi Liga 1 Indonesia, Persebaya Surabaya Bisa Berkaca ke Persija Jakarta agar Tidak Terpeleset

Paul Munter punya opsi menambah pemain asing di bursa transfer untuk menambah keseimbangan Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia. (Instagram/@officialpersebaya) - Image

Paul Munter punya opsi menambah pemain asing di bursa transfer untuk menambah keseimbangan Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia. (Instagram/@officialpersebaya)

JawaPos.com – Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 kembali memasuki masa jeda terkait FIFA Matchday. Situasi itu membuat seluruh kontestan, termasuk Persebaya Surabaya memiliki waktu mempersiapkan diri lebih matang.

Persebaya sejauh ini masih menunjukkan performa terbaiknya di kompetisi sepak bola terbaik Tanah Air. Green Force masih berada di puncak dengan 17 poin dari tujuh laga.

Meski posisi itu rawan tergusur, apalagi jika Borneo FC berhasil mengatasi Persita Tangerang di laga terakhir pekan ketujuh di Stadion Batakan, Senin (30/9) malam ini.

Borneo FC saat ini bercokol di peringkat kedua dengan 14 angka. Namun, apabila berhasil menang atas Persita, Pesut Etam berhak menggeser Persebaya dengan keunggulan produktivitas gol.

Terlepas dari prediksi itu, skuad asuhan Paul Munster wajib memaksimalkan jeda kompetisi ini. Munster memiliki waktu lebih dari cukup untuk mengatur siasat agar timnya lebih konsisten lagi.

Maklum, pelatih asal Irlandia Utara itu sempat mengeluh dengan padatnya jadwal kompetisi. Persebaya hanya memiliki waktu sekitar empat hari untuk menjalani setiap pertandingan.

Nah, ketika kini masuk jeda kompetisi, Munster tak punya alasan lagi dalam melatih tim asuhannya. Dia memiliki waktu lebih dari cukup mempersiapkan Green Force lebih produktif dan efisien di setiap laga berikutnya.

Munster perlu melakukan itu, karena tak sedikit klub yang terperosok ketika masuk jeda kompetisi akibat FIFA Matchday. Contoh kecil Persija Jakarta yang menurun setelah melaluinya.

Performa Macan Kemayoran terjun bebas usai FIFA Matchday, meski tim kebanggaan The Jakmania itu sempat dominan di awal musim sebelum masuk jeda kompetisi.

Bahkan, setelah jeda kompetisi, Persija belum juga meraih kemenangan dalam empat laga terbaru. Tim asuhan Carlos Pena itu hanya mendulang dua hasil imbang dan dua kekalahan.

Munster bersama Persebaya memang memiliki nasib lebih baik ketimbang Persija selepas jeda kompetisi FIFA Matchday sebelumnya. Persebaya mendulang tiga kemenangan dan sekali imbang.

Walau begitu, Munster dan para pemainnya tak boleh lengah ketika memasuki pekan kedelapan yang dimulai kembali pada 17-18 Oktober mendatang.

Keinginan itu cukup dimaklumi karena Persebaya mulai menjalani laga berat, seperti dijamu Persib Bandung pada pekan kedelapan pada 18 Oktober 2024.

Setelah itu, mereka giliran menjamu PSM Makassar pada 23 Oktober, dijamu PSIS Semarang, 2 November, serta menjamu Persija Jakarta pada 22 November mendatang.

Intinya, Bonek sangat berharap tim kesayangan tak mengalami penurunan performa selepas jeda kompetisi nanti.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore