Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 September 2024 | 22.49 WIB

Tantang PSM Makassar di Bantul, Berikut Alasan Persija Jakarta Terusir dari Rumah Sendiri

Jakmania menyalakan suar (flare) saat mendukung klub kebanggaan mereka Persija Jakarta dalam laga uji coba melawan Rans Nusantara FC di Stadion Wibawa Mukti. (ANTARA) - Image

Jakmania menyalakan suar (flare) saat mendukung klub kebanggaan mereka Persija Jakarta dalam laga uji coba melawan Rans Nusantara FC di Stadion Wibawa Mukti. (ANTARA)

JawaPos.com – Persija Jakarta kembali mengalami nasib sial terkait kandang untuk Liga 1 Indonesia 2024/2025. Terbaru, Macan Kemayoran -julukan Persija - harus terusir lagi dari rumah dan kota sendiri untuk melakoni pertandingan kandang saat menjamu PSM Makassar, Minggu (29/9) malam.

Melalui laman resminya pada 25 September, Persija mengumumkan bahwa pertarungan melawan PSM Makassar akan dimainkan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jogjakarta. Venue tersebut mengalami perubahan.

Awalnya duel Persija vs PSM dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Namun, JIS terkonfirmasi masih belum bisa digunakan untuk pertandingan kandang Macan Kemayoran.

Manajemen Persija tak menjelaskan secara detail alasan tak bisa digunakannya JIS sebagai kandang Persija. Namun, kabarnya stadion megah di bagian utara Jakarta itu masih dalam tahap perbaikan pasca konser.

Ya, JIS memang sempat menggelar konser Bruno Mars pada pertengahan bulan ini. Tepatnya pada 11, 13, dan 14 September lalu. Konser itu turut menggunakan permukaan lapangan alias rumput JIS.

Meski alas permukaan ditutup dengan papan aman, namun rumput JIS tetap membutuhkan perbaikan. Belum diketahui sampai kapan perbaikan dan penyelesaian itu semua rampung sehingga bisa digunakan lagi.

Ini bukan kali pertama Persija tak bisa pakai JIS. Sebelumnya dalam laga kandang terakhir pada 16 September lalu, Macan Kemayoran juga harus pindah rumah saat menjamu Dewa United FC.

Persija memilih menggunakan rumah keduanya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Hasilnya, Persija ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya dari Banten tersebut.

Nah, saat akan menjamu PSM malam ini, manajemen sebenarnya mengupayakan agar Persija bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat. Namun, Stadion Utama GBK pun tidak bisa dipakai.

Stadion Utama GBK saat ini sedang dalam tahap perawatan rumput. Venue andalan Indonesia itu terus mempercantik diri sebagai bagian dari persiapan untuk menyambut laga lanjutan putaran ketiha kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada November mendatang.

Persija pun bukan satu-satunya korban yang tak bisa menggunakan Stadion Utama GBK. PSSI awalnya juga berencana pakai stadion itu untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 yang digelar pada 25-29 September.

Namun, venue menuju Piala Asia U-20 2025 di Tiongkok itu dipindah ke Stadion Madya Gelora Bung Karno. Stadion Madya merupakan stadion sepak bola kecil di sebelah SUGBK yang kapasitasnya hanya 5 ribu penonton.

Persija pun untuk sementara menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul, Jogjakarta sebagai kandang saat menjamu PSM Makassar. Perubahan venue pertandingan ini telah tertuang dalam Circular #7 Liga Indonesia Baru tertanggal 24 September 2024.

Kerugian lain yang dialami Persija adalah mereka dipastikan bertanding tanpa kehadiran penonton. Ya, regulasi Stadion Sultan Agung memang tidak mengizinkan adanya penonton. Artinya Jakmania hanya bisa mendukung di rumah.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore