Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 September 2024 | 22.31 WIB

Persebaya Surabaya Kedinginan di Puncak hingga Gilson Costa Mulai Nyetel di Tengah

Gilson Costa berjanji dirinya hanya butuh waktu menuju performa terbaiknya untuk Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@gilsonc45) - Image

Gilson Costa berjanji dirinya hanya butuh waktu menuju performa terbaiknya untuk Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@gilsonc45)

JawaPos.com – Kekalahan masih belum menyentuh Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Hasil positif itu membuat tim berjuluk Green Force tersebut semakin nyaman di papan atas, bahkan kini di posisi puncak klasemen Liga 1 musim ini.

Penampilan Persebaya Surabaya di Liga 1 2024/2025 sejauh ini memang mentereng. Dari enam pertandingan yang sudah dijalani, Green Force berhasil meraih lima kemenangan dan sekali imbang.

Lima kemenangan itu didapat tim besutan Paul Munster pada laga perdana melawan PSS Sleman (1-0), kemudian empat kemenangan beruntun dari pekan ketiga hingga pekan keenam kemarin.

Persebaya menang saat menghadapi PS Barito Putera (2-1), Persita Tangerang (0-1), Persis Solo (2-1), dan yang terakhir adalah PSBS Biak (0-1) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, akhir pekan lalu.

Satu-satunya gol kemenangan Persebaya atas PSBS selaku tim promosi sekaligus juara Liga 2 musim lalu itu dicetak oleh Flavio Silva pada menit ke-16. Gol tersebut berawal dari sepak pojok yang dieksekusi oleh Francisco Rivera.

Umpan matang Francisco Rivera itu berhasil disambut dengan sempurna oleh Flavio Silva, yang memenangi duel udara di kotak penalti PSBS Biak. Tandukan Flavio Silva yang mengarah ke sisi kiri gawang tak mampu dijangkau kiper John Pigai dan memastikan kemenangan Persebaya Surabaya.

Kemenangan itu membuat Persebaya Surabaya kini mengoleksi 16 poin. Posisi Green Force di klasemen Liga 1 2024/2025 pun naik ke puncak, menggusur Borneo FC Samarinda.

Persebaya berhak memimpin klasemen setelah Borneo FC Samarinda gagal meraih kemenangan saat menantang tuan rumah PS Barito Putera di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jogjakarta. Pesut Etam, julukan Borneo FC, hanya mampu mencuri satu poin usai bermain imbang 1-1.

Padahal dalam laga itu, Borneo FC Samarinda sempat unggul lebih dulu lewat titik putih melalui penyerang Leo Gaucho pada menit ke-34. Sayang, keunggulan itu tak mampu dijaga pada babak kedua setelah Levy Madinda berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-73.

Andai saja Borneo FC Samarinda berhasil membungkam PS Barito Putera, Persebaya Surabaya dipastikan turun ke posisi dua lagi. Sebab, Borneo juga bakal mengoleksi 16 poin jika menang, sama seperti Persebaya Surabaya, namun mereka unggul selisih gol.

Ya, selisih gol Persebaya Surabaya saat ini +5, hasil mencetak 7 gol dan kebobolan 2 gol. Sementara Borneo FC Samarinda punya selisih gol lebih banyak dengan +7 berkat mencetak 10 gol dan baru kejebolan 3 gol.

Pencapaian Persebaya Surabaya ini jelas menggembirakan untuk tim dan pendukungnya, Bonek. Mereka unggul dua poin atas Borneo FC Samarinda dan empat angka atas Persib Bandung yang berada di posisi ketiga.

Fakta ini membuat Gilson Costa semringah. Gelandang asal Portugal itu mulai nyetel dengan permainan Green Force. Bahkan, Costa untuk pertama kalinya tampil penuh di Liga 1 musim ini.

Karena itu, Costa begitu gembira menyikapi kemenangan timnya atas PSBS. Dia pun lega dapat membayar kepercayaan Pelatih Paul Munster di laga tersebut.

Costa pantas mengutarakan demikian, karena mantan pemain Benfica B itu kerap diganti Munster di pertengahan babak kedua hingga pekan kelima Liga 1 musim ini.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore