JawaPos.com - Persebaya Surabaya tidak bisa lama-lama merasakan euforia kemenangan atas Persita pada akhir pekan kemarin. Malam nanti, Rabu (18/9), Bruno Moreira dkk akan menghadapi Persis Solo dalam laga pekan ke-5 Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Kiper andalan Persebaya, Ernando Ari bertekad untuk meneruskan tren positif di kandang, yaitu meraih kemenangan sekaligus clean sheet.
Nando beralasan bahwa ia bersama rekan lainnya dalam kondisi baik pasca kemenangan atas Persita. Hal itu akan memberi tambahan kepercayaan diri saat menjamu Persis Solo.
“Kita sekarang sangat kompak, baik di dalam maupun luar lapangan. Semuanya punya satu tujuan, satu misi, kita ingin Persebaya berada di puncak, kita selalu berjuang untuk menang,” kata Nando dalam sesi konferensi pers seperti dikutip dari laman Persebaya.
Ia juga yakin timnya akan meraih kemenangan tanpa kebobolan karena hal itu akan membuat seluruh tim semakin bahagia.
“Saya yakinkan teman-teman, bahwa kita akan clean sheet lagi besok, pastinya kalau clean sheet dan menang kita bahagia,” sambungnya.
Target clean sheet dari Nando tentu tidak mudah, karena jika ingin mencapainya, maka salah satu pemain yang patut diwaspadai adalah winger kiri Persis, Moussa Sidibe.
Winger asal Mali tersebut merupakan salah satu pemain yang bersinar di Liga 1 musim ini. Dikutip dari Transfermarkt, Sidibe sudah memainkan empat laga musim ini, dengan capaian tiga gol dan dua assist.
Hal itu membuktikan bahwa Sidibe harus diwaspadai barisan pertahanan Green Force karena ia tidak hanya piawai mencetak gol, tetapi juga lihai dalam memberi umpan berujung gol.
Selain itu, penyerang Ramadhan Sananta juga harus menjadi perhatian. Ia juga sedang dalam kepercayaan diri tinggi karena baru saja pecah telor musim ini saat mencetak satu gol ke gawang Madura United akhir pekan lalu.
Jangan lupakan juga dua mantan penggawa Persebaya yang kini membela tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini, yaitu Sho Yamamoto dan Ripal Wahyudi. Mereka patut diwaspadai karena sedikit banyak telah mengetahui bagaimana tipe-tipe permainan pemain Green Force.
“Saya pernah melihat mereka bermain. Saya tahu bagaimana mereka. Seperti yang saya katakan, saya akan memberikan informasi kepada pemain tentang permainan mereka,” tandas pelatih Persebaya, Paul Munster.
Meskipun ia mengaku mengetahui bagaimana permainan kedua pemain tersebut, Munster tidak akan sepenuhnya menjadikan acuan karena permainan mereka tentu ada perubahan.
“Namun catatan masa lalu tidak bisa dijadikan acuan, pemain berubah, tim berubah,” imbuhnya.
Sebagai informasi, sejak pertemuan kedua tim pada musim 2022, Persebaya telah bertemu sebanyak empat kali. Namun Green Force hanya meraih satu kemenangan. Sedangkan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Sementara itu, pelatih Persis, Milomir Seslija berjanji akan memberi perlawanan terhadap Persebaya yang diakuinya memiliki pemain-pemain berkualitas.
"Meskipun Persebaya memiliki para pemain asing yang berbahaya, kami akan melakukan perlawanan terbaik dan tidak membiarkan Persebaya untuk bermain terbuka," ujar Milomir seperti dikutip dari laman resmi Persis Solo.
Menurutnya, Green Force musim ini merupakan tim yang kuat karena banyak dihuni pemain-pemain berpengalaman.
"Persebaya punya tim yang sangat kuat musim ini. Ada sekitar 5-6 pemain yang berpengalaman di Liga Indonesia. Mereka juga punya pelatih muda yang ambisius," imbuhnya.