
Thom Haye ketika diperkenalkan di Stadion Yanmar, stadion kebanggaan Almere City di pentas Eredivisie musim ini. (X/@almerecityfc)
JawaPos.com – Kabar Thom Haye ke klub Como 1907 ternyata bukan rumor belaka. Gelandang Timnas Indonesia itu mengakui bahwa dirinya sempat ingin pindah ke klub Serie A Italia itu, namun batal karena ditahan oleh klub lamanya, SC Heerenveen.
Beberapa waktu lalu, nama Thom Haye memang dikaitkan dengan Como 1907. Kebetulan, klub promosi tersebut merupakan milik pengusaha Indonesia, Hartono bersaudara.
Tapi, perwakilan Como 1907, Mirwan Suwarso pada pertengahan Mei lalu mengungkapkan alasan timnya tak merekrut Thom Haye. Gelandang yang dijuluki sang profesor tersebut tidak memenuhi standar untuk masuk skuad Como 1907. Menurut Mirwan, level Thom Haye hanya layak sebagai pelapis ketiga.
Thom Haye pun gagal berlabuh ke Como 1907. Kontraknya kemudian habis pada 1 Juli lalu dan dirumorkan sejumlah klub Eropa. Mulai dari Oxford United FC dari Inggris, Fortuna Sittard (Belanda), hingga kembali ke mantan timnya, NEC Nijmegen.
Namun, pada pekan lalu, Thom Haye akhirnya bergabung dengan Almere City. Dia dikontrak selama satu musim. Thom Haye pun telah melakoni debut bersama De Zwarte Schapen tersebut.
Usai debut, Thom Haye berbicara soal kegagalannya gabung Como 1907. Dia menyebut tak jadi pindah ke Italia karena ditahan oleh SC Heerenveen.
"Kemudian mereka (Como) beralih dan mendatangkan gelandang lain. Sejujurnya, itu yang paling menyakitkan saya," ujar Haye kepada ESPN, sebagaimana dipetik dari Voetbalprimeur.
"Itu benar-benar transfer yang diimpikan. Kontrak saya juga akan berakhir. Kenyataan bahwa Heerenveen tidak memberi saya izin itu benar-benar menyakitkan," imbuh eks Lecce ini.
Thom Haye juga mengatakan bahwa pihak Heerenveen ternyata meminta biaya transfer yang cukup besar untuk dirinya. Como pun menolak sehingga perpindahan Thom Haye tak terwujud.
"Tetapi, itu terlalu banyak. Lalu tidak ada hal yang menghampiri saya yang membuat saya bersemangat, juga dengan keluarga saya. Pada suatu saat Anda mulai melihat (karier) ke Belanda lagi," jelas Haye.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
