
Jordi Amat harus absen bela Timnas Indonesia di dua pertandingan awal putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram/@jordiamat5)
JawaPos.com – Barisan pertahanan tim nasional Indonesia mendapat pujian setinggi langit seusai menjalani dua laga di grup C ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Jay Idzes dkk sukses membuat lini belakang Indonesia hanya kebobolan satu gol saat menghadapi Arab Saudi dan Australia.
Kekuatan lini belakang Indonesia sejatinya masih memiliki pemain naturalisasi lawas, yakni Jordi Amat. Bek Johor Darul Ta’zim (JDT) itu terpaksa tidak dipanggil karena menderita cedera saat membela klubnya.
Meski tidak bisa membantu perjuangan timnas Indonesia, Jordi tetap mengikuti perjalanan skuad Merah Putih dalam dua laga awal babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dia senang melihat performa rekan-rekannya dalam pertandingan melawan Arab Saudi dan Australia.
”Poin melawan Australia dan Arab Saudi merupakan poin yang sangat penting bagi kami. Apalagi, mereka adalah dua tim favorit yang berada di grup C,” ujar pesepak bola kelahiran Spanyol tersebut.
Jordi belum tahu apakah akan kembali masuk rencana STY pada pertandingan periode Oktober atau tidak. Saat ini dia masih fokus untuk memulihkan cederanya.
Mantan pemain Real Betis dan Espanyol itu menilai program pemulihan cederanya berjalan baik. ”Pekan ini saya mulai kembali ke lapangan bersama tim,” ungkapnya.
Selanjutnya, dia ingin berjuang untuk kembali ke timnas. Terlepas dari itu, Jordi berharap tren positif timnas Indonesia berlanjut. Bulan depan timnas Indonesia akan menjalani dua laga away sulit.
Yakni, melawan Bahrain (10/10) dan Tiongkok (15/10). ”Masih banyak tantangan di depan. Tapi, saya percaya dengan kemampuan tim ini,” tegas mantan pemain Swansea City itu.
Jordi menambahkan, pertandingan melawan Bahrain dan Tiongkok sangat penting. Dia berharap skuad Merah Putih tidak terpeleset. Bahkan, peluang untuk meraih poin penuh cukup terbuka.
”Dua laga ke depan sangat penting. Kami membutuhkan performa luar biasa. Kami akan berjuang sampai detik terakhir,” terang pemain yang pernah membela tim Spanyol U-16 hingga U-21 itu. (fiq/c19/ady)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
