
Dua pemain andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Witan Sulaeman dan Rizky Ridho memastikan bertahan di Persija Jakarta. (Instagram/ @witansulaiman_)
JawaPos.com – Tiga pilar Persija Jakarta, Rizky Ridho Ramadhani, Witan Sulaeman, dan Muhammad Ferarri mendapatkan kesempatan bermain saat Timnas Indonesia menahan imbang Arab Saudi 1-1. Lantas, bagaimana dengan kans mereka untuk kembali bermain dalam pertandingan Indonesia vs Australia malam nanti?
Persija menjadi klub dengan penyumbang pemain terbanyak untuk Timnas Indonesia. Total ada tiga penggawa Macan Kemayoran, julukan Persija, yang dipanggil pelatih kepala Shin Tae-yong untuk memperkuat Garuda pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia periode September.
Ini bukan kali pertama Rizky Ridho, Witan Sulaeman, dan Ferarri dipanggil Timnas Indonesia bersama. Mereka sebelumnya sudah kerap masuk dalam skuad selama kualifikasi Piala Dunia 2026 yang sudah diikuti Timnas Indonesia sejak putaran pertama.
Bahkan, khusus Rizky Ridho dan Witan, mereka bukanlah sebatas pemain pelengkap skuad Timnas Indonesia dan menjadi cadangan mati (camat) alias tak pernah masuk line-up atau hanya sering duduk di bangku cadangan. Keduanya tak jarang jadi andalan Shin Tae-yong.
Rizky Ridho misalnya, dia selalu tampil 90 menit saat Timnas Indonesia menang agregat 12-0 atas Brunei Darussalam dalam pertandingan dua leg pada putaran pertama. Kemudian pada putaran kedua, eks Persebaya Surabaya itu juga selalu starter dalam enam pertandingan Grup F.
Istimewanya, lima dari enam laga Grup F tersebut, Rizky Ridho main 90 menit. Sementara satu-satunya laga yang tak dimainkan olehnya dari awal sampai akhir adalah saat Timnas Indonesia menang 1-0 atas Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Maret lalu. Kala itu Rizky Ridho bermain selama 80 menit.
Sementara untuk Witan Sulaeman, dirinya telah memainkan 7 dari 9 pertandingan Timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Saat melawan Brunei, Witan masuk di babak kedua pada leg pertama, dan tampil 90 menit pada leg kedua. Dia pun mencetak satu gol ke gawang Brunei Darussalam.
Kemudian pada putaran kedua di Grup F, Witan Sulaeman mencatatkan 241 menit bermain untuk Timnas Indonesia. Dia hanya sempat absen dua laga, yakni pada periode Juni 2024 lalu saat Garuda kalah dari Irak (0-2) dan menang atas Filipina (2-0) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Nah, untuk melawan Arab Saudi, Rizky Ridho dan Witan Sulaeman kembali dipercaya sebagai starter. Keduanya pun berperan penting hasil imbang 1-1 di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah pada Jumat (6/9) dini hari WIB.
Rizky Ridho bermain sebagai bek tengah bersama Calvin Verdonk dan Jay Idzes. Dia diberikan kesempatan tampil selama 80 menit. Sementara Witan Sulaeman dimainkan di pos sayap kanan dan menjadi andalan dalam hal menyerang. Witan main selama 58 menit, tapi mampu menyumbang assist untuk gol Ragnar Oratmangoen.
Saat melawan Arab Saudi, Ferarri juga dapat kepercayaan Shin Tae-yong untuk bermain. Dia diturunkan sebagai pemain pengganti yang masuk pada menit ke-80 untuk menggantikan Rizky Ridho. Sepuluh menit pun didapatkan oleh Ferarri.
Berkaca dari catatan-catatan di atas, rasanya peluang melihat trio Persija dimainkan lagi cukup terbuka saat Timnas Indonesia menjamu Australia di Stadion Utama GBK malam ini.
Rizky Ridho dan Witan Sulaeman, misalnya. Mereka bisa saja turun sebagai starter alias 11 pemain pertama yang tampil sejak awal laga kontra Socceroos.
Nama pertama kemungkinan tetap mengisi pos bek tengah untuk menjadi trio bersama Jay Idzes dan Justin Hubner yang sudah kembali. Sedangkan Witan, sumbangan assist lawan Arab Saudi membuat dirinya punya kans besar untuk dimainkan lagi.
Lantas, bagaimana dengan Ferarri? Harus diakui persentase peluang untuk bermainnya cukup kecil. Apalagi, ketika menghadapi Arab Saudi, bek berusia 21 tahun itu langsung terkena kartu kuning padahal baru bermain tiga menit.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
