Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 September 2024 | 00.56 WIB

Malangnya Nasib Resky Fandi di Persija: Dulu Jadi Andalan, Kini Mulai Terpinggirkan

Resky Fandi salah satu pemain Persija yang melakukan latihan taktikal jelang pertemuan dengan RANS Nusantara, Minggu (22/10). - Image

Resky Fandi salah satu pemain Persija yang melakukan latihan taktikal jelang pertemuan dengan RANS Nusantara, Minggu (22/10).

JawaPos.com – Perjalanan karier Resky Fandi langsung terjun bebas sejak Persija Jakarta ganti pelatih. Dari yang awalnya sering dimainkan bahkan jadi andalan, kini pemain berusia 24 tahun itu mulai terpinggirkan dan kerap duduk di bangku cadangan.

Setelah kerap dipinjamkan ke beberapa klub, Resky Fandi mulai dapat kesempatan pada 2022/2023. Pemain berposisi gelandang bertahan itu sukses mencuri perhatian pelatih Persija saat itu, Thomas Doll. Dia masuk line-up dalam 31 pertandingan Macan Kemayoran.

Tak hanya itu, 25 dari 31 laga tersebut Resky Fandi diturunkan sebagai starter. Dia juga sempat menjalani lima pertandingan dengan masuk sebagai pemain cadangan. Artinya, hanya sekali saja dia duduk di bangku cadangan. Dalam kiprah itu, Resky Fandi mencetak satu gol.

Pada musim berikutnya, Resky Fandi masih tak tergeser. Jumlah pertandingan yang dimainkannya bahkan semakin banyak. Dalam satu musim reguler Liga 1 2023/2024, Resky Fandi main 32 kali. Dua pertandingan dilewatkan karena akumulasi kartu kuning.

Selain itu, Resky Fandi juga bermain dalam lima pertandingan Persija di Piala Presiden 2024. Total menit bermainnya pun mencapai 2.416 menit. Sehingga, tak mengherankan jika banyak yang menganggap sang gelandang anak emas Thomas Doll.

Thomas Doll bahkan tak jarang memuji penampilan Resky Fandi. Waktu itu, sang pelatih pernah menyebut Resky sebagai pemain berkualitas. Pelatih asal Jerman itu sampai bilang pemainnya itu punya mental bagus seperti layaknya pemain Eropa.

"Bagi saya dia selalu bermain memakai hatinya dan dia pun memiliki mental Eropa. Saya yakin di masa yang akan datang dia akan dipanggil timnas," kata Thomas Doll pada 15 April 2023.

Tapi, keyakinan Doll itu sampai saat ini belum berubah menjadi kenyataan. Resky Fandi masih belum mendapatkan panggilan tim nasional asuhan Shin Tae-yong.

Sayangnya, sebelum Resky Fandi semakin berkembang agar bisa dipanggil Timnas Indonesia, Thomas Doll berpisah dengan Persija pada akhir musim 2023/2024. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu tak lagi menakhodai Macan Kemayoran karena alasan keluarga.

Sebagai gantinya, manajemen Persija menunjuk Carlos Pena sebagai pelatih kepala anyar Macan Kemayoran. Juru taktik asal Spanyol itu dpercaya untuk memimpin Persija di Liga 1 2024/2025. Pergantian pelatih itu memunculkan tanda tanya perihal nasib Resky Fandi.

Nah, pada 2024/2025, Resky Fandi mulai tersisih. Dari tiga pertandingan awal Persija bersama Carlos Pena, pemain kelahiran Makassar itu belum mendapatkan kesempatan bermain.

Resky Fandi hanya duduk di bangku cadangan dalam tiga pertandingan. Dia kalah saing dengan pemain asing baru asal Spanyol, Ramon Bueno, Hanif Sjahbandi, dan Maciej Gajos.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore