Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 September 2024 | 18.05 WIB

Kisah Unik Karier Kiper Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia Ernando Ari, Sempat Jadi Striker dan Top Skor di Awal Karier

Ernando Ari Sutaryadi (tengah) ternyata pernah jadi striker di awal kariernya sebelum jadi kiper andalan Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia. (Instagram/@nandoariiiss) - Image

Ernando Ari Sutaryadi (tengah) ternyata pernah jadi striker di awal kariernya sebelum jadi kiper andalan Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia. (Instagram/@nandoariiiss)

JawaPos.com — Sukses dalam dunia sepak bola tidak datang begitu saja. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, dan adaptasi dengan peran yang mungkin tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Itulah yang dialami oleh Ernando Ari Sutaryadi, kiper andalan Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia, yang kariernya penuh dengan kisah unik. Tak banyak yang tahu bahwa di awal kariernya, Ernando Ari sebenarnya bukan seorang penjaga gawang. Dirinya pernah menjadi striker andal dan meraih gelar top skor saat masih belia.

Kisah perjalanan Ernando Ari dimulai sejak usianya masih sangat muda. Seperti kebanyakan anak-anak, dia juga suka bermain sepak bola. Sejak usia dini, bakat Ernando Ari dalam mengolah si kulit bundar sudah terlihat. Namun, peran yang dia mainkan saat itu jauh berbeda dengan posisinya sekarang sebagai kiper.

"Awalnya dari TK (Taman kanak-kanak di Semarang). Saya sudah diajak bermain sepak bola sama ayah. Tapi cuma fine-fine saja," ujar Ernando Ari saat berbagi kisah dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Sport77 Official.

Tak banyak yang tahu, cita-cita Ernando Ari saat kecil bukanlah menjadi seorang penjaga gawang. Sebaliknya, dia bermimpi menjadi seorang striker yang mampu mencetak banyak gol. Ernando Ari bahkan memiliki prestasi gemilang sebagai penyerang saat masih berusia muda.

"Waktu jadi striker aku bisa jadi top score dan pernah juara. Enggak ada kepikiran jadi kiper," kenangnya.

Namun, takdir memang sering kali datang dengan cara yang tak terduga. Sebuah kejadian kecil di masa sekolah dasar mengubah arah perjalanan karier Ernando Ari. Saat dia duduk di kelas tiga SD, kiper utama timnya jatuh sakit dan tidak bisa bermain.

Pelatih timnya, yang melihat postur tubuh Ernando Ari yang tinggi untuk seusianya, memutuskan untuk mencoba Ernando Ari di bawah mistar gawang.

"Waktu itu tiba-tiba kipernya sakit. Dia Enggak bisa berangkat. Dulu itu ya, waktu kecil, aku yang paling tinggi. Terus aku dicoba jadi kiper. Pelatih bilang aku ada bakat jadi kiper," ujar Ernando Ari sambil tertawa mengenang momen yang akhirnya mengubah jalan hidupnya.

Meski awalnya merasa asing, Ernando Ari mulai merasakan kenyamanan bermain di posisi kiper. Semakin lama, dia semakin yakin bahwa dirinya memiliki potensi besar di posisi ini. Sejak saat itu, Ernando Ari mulai serius menjalani latihan khusus sebagai penjaga gawang.

"Ikut game dengan pemain lain cuma dua hari, pastinya Sabtu dan Minggu. Selebihnya khusus latihan kiper. Kayak private gitulah," jelasnya.

Kerja keras Ernando Ari berbuah manis. Bakatnya sebagai penjaga gawang terus berkembang, dan dia semakin sering dipanggil untuk bergabung dengan tim-tim junior, hingga akhirnya bergabung dengan program Garuda Select.

Melalui program ini, Ernando Ari mendapat kesempatan untuk berlatih dan bermain di Eropa, yang tentunya memberikan pengalaman berharga bagi perkembangannya sebagai pemain.

Puncak dari perjalanan karier Ernando Ari di level junior terjadi ketika dia dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 dan U-23. Tak hanya tampil apik di level klub bersama Persebaya Surabaya, Ernando Ari juga menjadi pilar penting di bawah mistar gawang Timnas Indonesia.

Namun, lonjakan terbesar dalam kariernya terjadi ketika Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan, mengambil alih Timnas Indonesia pada tahun 2021.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore