
PERCAYA DIRI: Pelatih timnas Shin Tae-yong yakin tim besutannya bisa meraih hasil positif saat menantang tuan rumah Arab Saudi pada 6 September nanti. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tim nasional Indonesia sudah tiba di Arab Saudi. Skuad Garuda datang untuk menantang timnas Arab Saudi dalam pertandingan pertama grup C ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pertandingan itu akan digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada 6 September mendatang pukul 01.00 WIB.
Jelang pertandingan itu, pelatih timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY) mulai mempelajari cara bermain Arab Saudi. Menurut dia, sejak dipegang Roberto Mancini, The Green Falcons -julukan timnas Arab Saudi- menjadi salah satu tim kuat di Asia. Catatan hasil pertandingan menjadi acuannya.
Sejak direkrut pada 27 Agustus 2024, mantan pelatih Inter Milan itu sudah melakoni 14 pertandingan bersama The Green Falcons.
Hasilnya, Mancini mempersembahkan enam kemenangan dan tiga hasil seri. Lima pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
“Roberto Mancini memang salah seorang pelatih terbaik. Apalagi, di bawah naungannya, timnas Arab Saudi telah berinvestasi banyak. Mereka tim yang bagus,” puji STY.
Tapi, pelatih yang sukses membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman dengan skor 2-0 pada Piala Dunia 2018 Rusia itu menilai tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Termasuk meladeni permainan Arab Saudi. “Bola itu bundar,” tegas pelatih 53 tahun tersebut.
STY sangat berambisi untuk tidak kalah oleh The Green Falcons. Karena itu, jelang pertandingan melawan Arab Saudi, mantan asisten pelatih Queensland Roar tersebut akan membuat persiapan yang optimal.
“Persiapan kami harus lebih fokus lagi. Harus lebih baik lagi. Pastinya tidak akan ada yang tahu hasilnya seperti apa sampai pertandingan nanti selesai. Jadi, kami harus bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik,” ungkap mantan pelatih tim Korea Selatan U-20 tersebut.
STY juga akan meminta para pemainnya untuk lebih tenang dalam meladeni permainan keras para penggawa Arab Saudi. Dia juga meminta para pemainnya untuk tidak mudah terprovokasi.
“Hal-hal seperti itu tidak akan menjadi masalah bagi kami. Pemain yang biasa kasar dalam permainan akan seperti itu terus. Tidak akan berubah. Jadi, kami harus antisipasi itu dengan baik,” tandasnya. (fiq/ali)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
