
Persibo Bojonegoro siap bersaing jadi salah satu tim terbaik di Liga 2 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@persibo.bojonegoro)
JawaPos.com — Liga 2 Indonesia musim 2024/2025 segera bergulir, menyajikan kompetisi yang penuh ketegangan dan ambisi dari 26 tim yang bersaing untuk meraih promosi ke Liga 1. Kick-off akan dimulai pada 7 September 2024, dengan 12 pertandingan seru tersaji di pekan perdana.
Berbeda dengan musim sebelumnya yang diikuti 28 tim, musim ini hanya ada 26 tim yang berkompetisi, terdiri dari 17 tim yang bertahan dari musim lalu, enam tim promosi dari Liga 3, dan tiga tim yang terdegradasi dari Liga 1.
Sistem kompetisi dan format Liga 2 Indonesia musim ini mengalami perubahan dibandingkan tahun lalu, dengan grup-grup yang terbagi lebih ringkas dan kompetisi yang semakin ketat. Selain itu, babak play-off degradasi dan babak 8 besar juga menghadirkan ketegangan tersendiri, membuat setiap pertandingan akan menjadi penentu bagi nasib klub-klub peserta.
Musim ini, Liga 2 Indonesia akan terbagi menjadi tiga grup berdasarkan zona geografis. Grup A atau Zona Barat dan Grup B atau Zona Tengah masing-masing berisi sembilan tim, sedangkan Grup C atau Zona Timur terdiri dari delapan tim. Format penyisihan grup menggunakan sistem home and away, di mana setiap tim di Grup A dan B akan bermain sebanyak 16 pertandingan, sementara tim di Grup C akan memainkan 14 laga.
Dari babak penyisihan ini, tim-tim terbaik akan melaju ke babak 8 besar atau perempat final. Tim yang lolos berasal dari peringkat 1 hingga 3 untuk Grup A dan B, sementara Grup C hanya akan diambil dua tim teratas. Babak 8 besar ini akan dibagi menjadi dua grup, yaitu Grup X dan Grup Y. Masing-masing grup akan diisi oleh empat tim, dan format kompetisi tetap menggunakan sistem home and away.
Di babak 8 besar, juara dan runner-up masing-masing grup akan melaju ke semifinal. Pemenang semifinal otomatis lolos ke Liga 1 musim 2025/2026, bersama dengan tim yang keluar sebagai juara ketiga. Sedangkan tim yang kalah di semifinal akan bertarung untuk memperebutkan peringkat ketiga.
Babak Play-Off Degradasi
Tidak hanya persaingan menuju promosi yang panas, ancaman degradasi juga menghantui 18 tim lainnya. Setelah fase grup berakhir, tim-tim yang gagal melaju ke babak 8 besar akan masuk ke babak play-off degradasi. Sistem babak ini dibagi menjadi empat grup: Grup H, I, J, dan K.
Grup H dan I masing-masing terdiri dari empat tim, sedangkan Grup J dan K dihuni oleh lima tim. Format kompetisi di babak play-off degradasi juga menggunakan sistem home and away, dengan dua tim teratas di setiap grup akan bertahan di Liga 2 Indonesia untuk musim 2025/2026. Namun, peringkat 3 grup J dan K harus menjalani babak play-off untuk menentukan siapa yang bertahan di Liga 2 Indonesia. Sementara tim-tim yang finis di peringkat terbawah akan terdegradasi ke Liga 3.
Pembagian Grup Liga 2 Indonesia 2024/2025
Berikut adalah pembagian grup untuk Liga 2 Indonesia musim ini:
Grup A (Zona Barat)
Persiraja Banda Aceh
PSMS Medan
PSPS Riau
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022