
Bruno Moreira pemilik rekor abadi penalti di Persebaya Surabaya sejak era Liga 1 Indonesia. (Instagram/@brunomoreira99/@jonathanyohvinno)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali meraih kemenangan penting dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025. Green Force berhasil menekuk Barito Putera dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, sebuah kemenangan yang disambut suka cita oleh Bonek.
Namun, di balik kemenangan tersebut, banyak Bonek yang pulang dengan perasaan geregetan. Meski senang dengan hasil tiga poin yang diraih, permainan Persebaya Surabaya yang belum terlihat padu membuat para suporter masih merasa ada yang kurang.
Kemenangan Persebaya Surabaya atas Barito Putera tidak terlepas dari penampilan solid tim secara keseluruhan, namun satu nama yang benar-benar mencuri perhatian adalah Bruno Moreira.
Pemain asal Brasil tersebut tampil impresif, tidak hanya menjadi eksekutor andal di titik putih, tetapi juga menjadi pemain yang paling banyak mencatatkan dribble sukses di skuad Persebaya Surabaya.
Barito Putera sebenarnya bermain dengan 10 orang sejak menit ke-25 setelah salah satu pemain mereka sengaja membuang bola dengan tangan di kotak penalti.
Keputusan wasit yang menghadiahi penalti bagi Persebaya Surabaya dimanfaatkan dengan baik oleh Bruno Moreira. Tendangan penalti tersebut membuat Persebaya Surabaya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah sebelumnya kebobolan di menit awal.
Gol penalti ini menjadi gol kedua Bruno Moreira di awal musim, menempatkannya sebagai top skor sementara Persebaya Surabaya dengan dua gol yang semuanya dicetak dari titik putih.
Meski unggul jumlah pemain, Persebaya Surabaya tetap mengalami kesulitan menembus pertahanan Barito Putera yang menerapkan strategi parkir bus setelah insiden kartu merah.
Barito Putera yang diasuh oleh Rahmad Darmawan langsung memasang taktik low block, menumpuk pemain di belakang dan memaksa Persebaya Surabaya untuk terus mendominasi permainan dengan 61 persen penguasaan bola. Green Force berhasil melepaskan 21 tembakan, dengan tujuh di antaranya tepat sasaran, namun hanya dua yang berujung gol.
Salah satu penyebab sulitnya mencetak gol lebih banyak adalah penampilan gemilang kiper Barito Putera, Satria Tama, yang beberapa kali menggagalkan peluang emas Persebaya Surabaya.
Bruno Moreira kembali menjadi sorotan di laga ini, tidak hanya karena kontribusinya melalui penalti, tetapi juga karena kepiawaiannya dalam menggiring bola.
Berdasarkan data Sofascore, Bruno mencatatkan rata-rata 4,5 dribble sukses per pertandingan dengan tingkat kesuksesan mencapai 90 persen. Catatan ini menjadikannya sebagai pemain dengan dribble sukses tertinggi di Persebaya Surabaya.
Kecakapan Moreira dalam melewati pemain lawan membuatnya menjadi salah satu ancaman utama bagi pertahanan lawan.
Berikut adalah daftar pemain Persebaya Surabaya dengan jumlah dribble sukses tertinggi berdasarkan data Sofascore:
Bruno Moreira (Midfielder) – 4.5 dribble sukses (90%)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
